BISNIS DAN TEKNOLOGI
1 menit membaca
Kawasan industri pelat merah bakal gratiskan biaya sewa lahan demi tarik investasi
Danantara berencana menggratiskan biaya sewa lahan di kawasan industri milik negara mulai tahun depan guna mendorong investasi asing.
Kawasan industri pelat merah bakal gratiskan biaya sewa lahan demi tarik investasi
Seorang pekerja berjalan di lokasi konstruksi LRT di kawasan industri di Cikarang, 8 Desember 2020. REUTERS/Willy Kurniawan

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengumumkan kebijakan strategis baru untuk menarik minat investor asing ke Indonesia. Mulai tahun depan, kawasan industri milik badan usaha milik negara (BUMN) akan menggratiskan biaya sewa lahan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa untuk menutupi biaya tersebut, pengelola kawasan industri nantinya akan mengandalkan pendapatan dari biaya fasilitas. Pemasukan tersebut akan bersumber dari penyediaan utilitas, seperti listrik, pengolahan air, serta jaringan serat optik.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Danantara, yang menaungi seluruh BUMN, untuk meningkatkan arus investasi masuk. Upaya itu dilakukan guna membantu mewujudkan target Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2029.

Kebijakan pembebasan biaya sewa ini juga mendahului rencana Danantara untuk menggabungkan 23 operator kawasan industri milik negara ke dalam satu entitas pada bulan depan. Langkah konsolidasi serupa sebelumnya telah diterapkan di sektor lain untuk meningkatkan efisiensi operasional.

Melalui penggabungan tersebut, entitas baru ini diproyeksikan menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Dony mengatakan entitas gabungan itu nantinya akan mengelola total lahan seluas sekitar 35.000 hektare atau setara dengan 86.500 acre.

TerkaitTRT Indonesia - Danantara suntik US$250 juta ke produsen migas AS HighPeak Energy
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia bidik investasi Rp13.000 triliun demi wujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Danantara suntik US$250 juta ke produsen migas AS HighPeak Energy
IHSG melemah ikuti tekanan bursa Asia, indeks berpeluang menguat ke level 6.280
Surplus perdagangan Indonesia capai Rp129,76 triliun hingga Agustus 2026
Kadin dorong Indonesia manfaatkan investasi global $2,3 triliun untuk transisi energi hijau
OJK: Transaksi aset kripto Indonesia naik 12,87 persen pada Agustus 2026
OJK catat stabilitas keuangan Indonesia terjaga meski tekanan global meningkat
Indonesia dorong ekspansi dagang ke Amerika Latin lewat INA-LAC 2026 di Chili
Pemulihan tambang Grasberg berlanjut, Freeport targetkan 80 persen kapasitas pada 2027
Indonesia dan AS perkuat kerja sama pengembangan logam tanah jarang
MRT Jakarta jajaki investasi kawasan Glodok bersama mitra Singapura
Inflasi September 3,28 persen, BI optimistis harga tetap terkendali hingga 2027
Indonesia dan China percepat persiapan IDC-CEPA, perkuat ekonomi hijau dan kerja sama AI
Pemerintah pertahankan harga Pertalite meski harga minyak dunia capai $107
Surplus neraca dagang Agustus diprediksi meningkat, inflasi September naik tipis
Ekspor batu bara Indonesia tembus US$18,1 miliar, aturan diperketat
IHSG melemah dan rupiah tembus Rp18.000 di tengah tekanan pasar global
BI perkuat intervensi dan likuiditas saat Rupiah tertekan Dolar AS dan arus modal keluar
Rupiah tertekan dolar AS dan imbal hasil obligasi, jatuh hampir 1 persen sepekan
Danantara dan Thales jajaki kerja sama AI hingga keamanan siber