DUNIA
2 menit membaca
Korea Selatan-AS menyelesaikan latihan Angkatan Laut Gabungan untuk meningkatkan pertahanan ranjau
Latihan perang oleh angkatan laut selama sembilan hari di dekat Pohang meningkatkan taktik pertahanan gabungan angkatan laut untuk Korea Selatan dan AS.
00:00
Korea Selatan-AS menyelesaikan latihan Angkatan Laut Gabungan untuk meningkatkan pertahanan ranjau
AS dan Korea Selatan memperkuat kerja sama keamanan di perairan dan laut. / Reuters
16 April 2025

Militer Korea Selatan dan Amerika Serikat mengadakan latihan angkatan laut gabungan di perairan dekat kota pesisir tenggara Pohang untuk meningkatkan kemampuan perang ranjau bersama mereka.

Latihan yang berlangsung selama sembilan hari, yang berakhir pada hari Selasa, melibatkan 10 kapal perang dan tiga helikopter dari kedua pihak, termasuk kapal penebar ranjau Nampo MLS-II milik Korea Selatan dan kapal penanggulangan ranjau USS Warrior (MCM-10) milik Amerika Serikat, Yonhap News Agency melaporkan pada hari Rabu, mengutip pernyataan dari Angkatan Laut Korea Selatan.

"Melalui pelatihan perang ranjau yang berkelanjutan dan praktis, kami berharap akan memperkuat kemampuan kami untuk melindungi pelabuhan utama dan jalur transportasi maritim kita jika terjadi serangan atau keadaan darurat," kata Kapten Lee Taeg-seon, komandan Skuadron Ranjau 52 Angkatan Laut Korea Selatan.

Latihan ini menandai latihan perang ranjau angkatan laut ke-10 yang dilakukan oleh kedua negara tersebut sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2014.

Pasukan Korea Selatan dan Amerika Serikat juga mengadakan latihan udara gabungan pada hari Selasa yang melibatkan setidaknya satu pembom B-1B di atas Semenanjung Korea, yang merupakan latihan kedua yang serupe sejak Februari.

Pekan lalu, Amerika Serikat dan Korea Selatan juga mengadakan latihan angkatan laut di perairan lepas daerah pantai Changwon untuk meningkatkan kemampuan penyelamatan dan evakuasi bersama di laut selama masa perang maupun damai.

SUMBER:AA
Jelajahi
AS jadi tuan rumah negosiasi gencatan Israel-Lebanon, Lebanon berduka akibat tewasnya 300+ orang
Pembicaraan AS-Iran harus mengamankan perdamaian jangka panjang, kata Erdogan ke Pezeshkian
Indonesia inisiasi pernyataan bersama PBB untuk lindungi pasukan perdamaian di Lebanon
Perdana Menteri Greenland menolak pernyataan Trump saat ketegangan NATO meningkat
Indonesia kecam serangan Israel ke Lebanon, desak hentikan agresi
Pemimpin tertinggi Iran berjanji 'fase baru' dalam kendali Selat Hormuz, tuntut ganti rugi perang
Melania Trump bantah pernah memiliki hubungan dengan terpidana pedofilia Jeffrey Epstein
Astronaut Artemis bersiap kembali ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik dekat San Diego
'Gencatan senjata harus mencakup Lebanon,' kata Brussel setelah serangan Israel dekat kedutaan Belgia di Beirut
Indonesia perkuat diplomasi untuk pencalonan DK PBB 2029–2030
Trump sebut pasukan AS akan tetap berada di sekitar Iran hingga 'kesepakatan nyata' ditegakkan
Pakistan mengecam 'agresi' Israel di Lebanon, dan mendesak tindakan internasional
Aktivis Rohingya serukan aksi global untuk melawan junta Myanmar
Kemenhaj–Polri bentuk satgas pencegahan haji ilegal dan perkuat pengawasan
PMI siap menyalurkan bantuan kemanusiaan dari rakyat Indonesia untuk Iran
PBB mengecam serangan Israel di Lebanon, peringatkan korban sipil dan risiko bagi gencatan senjata
PM Inggris dan putra mahkota Saudi bahas gencatan senjata hingga keamanan Selat Hormuz
Korea Utara meluncurkan uji coba rudal balistik dengan hulu ledak bom ranjau
Misi penyelamatan atau upaya merebut uranium: Apa yang terjadi selama operasi AS untuk menyelamatkan penerbang?
Menlu Suriah al-Shaibani bertemu Dubes baru Indonesia, babak baru hubungan kedua negara