PERANG GAZA
3 menit membaca
Türkiye, tujuh negara mengecam Israel atas pelanggaran di Al-Aqsa, dan perluasan permukiman ilegal
Türkiye, Arab Saudi, Mesir, dan lima negara lainnya memperingatkan bahwa tindakan Israel di situs-situs suci Islam dan Tepi Barat yang diduduki sedang memicu ketegangan dan mengancam setiap peluang perdamaian.
Türkiye, tujuh negara mengecam Israel atas pelanggaran di Al-Aqsa, dan perluasan permukiman ilegal
Umat Muslim salat di Masjid Al-Aqsa setelah Israel membuka kembali, menyusul penutupan selama 41 hari, di Yerusalem Timur, 9 April 2026. / AA

Menteri luar negeri Türkiye dan tujuh negara mayoritas Muslim lainnya dengan tegas mengutuk apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran berulang Israel terhadap status quo historis dan hukum di situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, dengan perhatian khusus terhadap Masjid Al-Aqsa dan Al-Haram Al-Sharif.

Dalam sebuah pernyataan bersama pada hari Kamis, menteri luar negeri dari Türkiye, Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab mengecam masuknya kembali pemukim dan pejabat Israel ke kompleks masjid dengan perlindungan polisi, serta pengibaran bendera Israel di halaman-halamannya.

Mereka menggambarkan tindakan itu sebagai “pelanggaran terang-terangan” terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional, dan memperingatkan bahwa hal itu merupakan provokasi yang tidak dapat diterima bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Para menteri mengatakan tindakan semacam itu melanggar kesucian Yerusalem dan merusak upaya untuk menjaga ketenangan di salah satu titik sensitif agama dan politik paling rawan di dunia.

Status Al-Aqsa tidak boleh berubah

Pernyataan itu menegaskan penolakan total terhadap upaya apa pun untuk mengubah status quo historis dan hukum di situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Para menteri menekankan bahwa seluruh kompleks Masjid Al-Aqsa — yang meliputi 144 dunam — adalah tempat ibadah eksklusif bagi umat Muslim.

Mereka juga menekankan peran khusus perwalian Hashemite Yordania dan mengatakan bahwa Badan Wakaf Yerusalem dan Departemen Urusan Al-Aqsa, yang berafiliasi dengan Kementerian Awqaf Yordania, tetap menjadi otoritas sah satu-satunya yang bertanggung jawab mengelola situs tersebut dan mengatur akses.

Mereka menolak setiap upaya Israel untuk mengklaim kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur.

Permukiman dan kekerasan mendapat kecaman

Para menteri juga mengutuk persetujuan Israel atas lebih dari 30 pemukiman baru, menyebut langkah itu sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, dan opini penasehat 2024 dari Mahkamah Internasional.

Mereka memperingatkan bahwa perluasan permukiman dan meningkatnya kekerasan oleh pemukim di Tepi Barat yang diduduki—terutama serangan yang menargetkan sekolah dan anak-anak Palestina—secara langsung merongrong kelayakan negara Palestina di masa depan.

Pernyataan itu menyerukan pertanggungjawaban atas serangan pemukim dan menolak upaya apa pun untuk menganeksasi tanah Palestina yang diduduki atau memaksa pemindahan penduduk Palestina.

Mereka mengatakan tindakan semacam itu merupakan serangan yang disengaja terhadap solusi dua negara dan mengancam stabilitas regional dengan meningkatkan ketegangan dan melemahkan upaya diplomatik.

Seruan untuk tindakan internasional

Para menteri mendesak komunitas internasional untuk mengambil “langkah-langkah tegas dan pasti” guna menghentikan pelanggaran Israel dan menegakkan tanggung jawab hukum serta moral.

Mereka mendesak upaya yang diperbarui untuk mendorong solusi politik komprehensif yang didasarkan pada pembentukan negara Palestina merdeka sesuai perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Kelompok itu menegaskan kembali dukungan tak tergoyahkan bagi penentuan nasib sendiri rakyat Palestina dan memperingatkan bahwa kelanjutan sikap tidak bertindak hanya akan memperdalam ketidakstabilan di seluruh kawasan.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Israel pampang bendera dan spanduk provokatif di RS Indonesia Gaza yang sudah hancur total
Berikut 4 hal yang perlu diketahui soal mandeknya rencana perdamaian Gaza
Rekonstruksi Gaza diperkirakan akan menelan biaya lebih dari $71 miliar: laporan UE-PBB
Rasa bersalah: Beberapa tentara Israel mengaku ketidaknyamanan moral setelah melakukan genosida
Indonesia kembali kirim 500 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza
Utusan Iran di PBB sebut blokade Amerika sebagai ‘tindakan agresi’
Enam bulan setelah gencatan senjata, serangan Israel terus berlanjut
Menteri sayap kanan Israel kecam kanselir Jerman soal peringatan aneksasi ilegal Tepi Barat
Gaza hadapi kekurangan tepung parah, pasokan jauh di bawah kebutuhan
Israel membunuh 5 warga Palestina, termasuk siswa kelas 3, dalam serangan di Gaza
Negara-Arab kecam keras penyerbuan menteri ekstremis Israel ke Masjid Al-Aqsa
Palestina menyerukan aksi dan sanksi internasional usai serangan mematikan pemukim ilegal Israel
Ribuan massa di Jakarta desak pembukaan Al-Aqsa, soroti hukuman mati Israel untuk warga Palestina
UU hukuman mati baru Israel ungkap bagaimana sistem hukum sangat diskriminatif menargetkan Palestina
Para menteri Arab dan negara Muslim peringatkan UU hukuman mati Israel dapat memicu ketegangan
Indonesia desak Israel cabut UU hukuman mati bagi tahanan palestina
Kecaman global menyusul pemungutan suara Knesset Israel untuk mewajibkan hukuman mati bagi tahanan Palestina
Indonesia, tujuh negara kecam pembatasan ibadah agama oleh Israel di Yerusalem Timur yang diduduki
Ekonomi Israel menderita kerugian US$57 miliar dari dua tahun genosida Gaza
Prabowo bantah Indonesia berkomitmen Rp17 triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza (BoP)