Presiden Türkiye Recep Tayyip Erdogan mengatakan Türkiye mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga perbatasan dan ruang udaranya di tengah meningkatnya ketegangan regional, menekankan bahwa kapasitas penangkalan dan pertahanan Ankara tetap pada tingkat tertinggi.
“Kami tidak meninggalkan apa pun pada kebetulan ketika menyangkut keamanan perbatasan dan ruang udara kami di masa sulit yang sedang dilalui kawasan kami,” kata Erdogan pada hari Rabu.
Pemimpin Türkiye itu mengatakan Ankara bekerja sama erat dengan sekutu NATO-nya dan siap merespons segera terhadap setiap ancaman.
“Türkiye mengambil semua langkah yang diperlukan dalam konsultasi erat dengan sekutu NATO kami dan merespons segera bila diperlukan,” tambahnya.
Komentar Erdogan muncul setelah sebuah munisi balistik yang ditembakkan dari Iran dan diarahkan ke ruang udara Türkiye dicegat dan dinetralisir oleh unit pertahanan udara dan rudal NATO di Laut Mediterania bagian Timur, menurut kementerian pertahanan Türkiye.
Ankara kemudian memanggil duta besar Iran dan menyampaikan protes keras atas insiden itu, sementara Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengangkat masalah tersebut dalam panggilan telepon dengan rekannya dari Iran, Abbas Araghchi.
Peringatan terkeras
Menyinggung insiden itu, Erdogan mengatakan Türkiye telah mengeluarkan peringatan terkeras kepada Iran untuk mencegah perkembangan serupa di masa depan.
“Tekad dan kapasitas kami untuk menjamin keamanan negara dan bangsa kami berada pada tingkat tertinggi,” katanya.
Menekankan pentingnya penangkalan, Erdogan mengatakan menjaga perdamaian di Türkiye mengharuskan penguatan berkelanjutan kemampuan pertahanan negara.
“Jika kita sebagai bangsa ingin hidup dalam damai dan stabilitas di tanah air kita yang kekal ini, kita harus terus memperkuat kemampuan penangkalan kita,” kata Erdogan.
Insiden ini terjadi setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sejumlah pejabat senior lainnya dan hampir 1.050 warga Iran — termasuk 165 anak sekolah — serta mendorong Teheran melancarkan serangan balasan di seluruh kawasan.





















