Hujan es sebabkan gangguan transportasi di Eropa tengah

Hujan es dan lapisan beku mengacaukan perjalanan di Eropa tengah dan timur.

By
BSR menaburkan garam di sekitar Brandenburger Tor, Berlin, saat hujan membentuk lapisan es. / AP

Hujan es memicu gangguan perjalanan di sejumlah negara Eropa tengah pada Selasa, termasuk penghentian sementara penerbangan di beberapa bandara.

Pekan lalu, Eropa dilanda salju dan suhu ekstrem yang disertai angin kencang serta badai. Kondisi cuaca buruk itu dilaporkan menewaskan sekitar 15 orang, memicu kekacauan perjalanan, penutupan sekolah, serta pemadaman listrik yang berdampak pada ratusan ribu warga.

Lapisan es tebal yang menutupi landasan pacu Bandara Wina memaksa otoritas bandara menghentikan operasional sementara. Penerbangan baru kembali berjalan secara bertahap sekitar tengah hari pada Selasa.

Perusahaan kereta api milik negara Austria, OeBB, juga mengimbau penumpang untuk menunda perjalanan yang tidak mendesak, menyusul banyaknya rute kereta yang mengalami gangguan dan pembatalan.

Di negara tetangga Slovakia, Bandara Bratislava juga sempat ditutup sementara pada Selasa dini hari akibat cuaca buruk.

Kepolisian Slovakia melalui Facebook mengimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan karena kondisi es dan salju yang disebut “ekstrem” di wilayah barat negara itu.

Di Republik Ceko, lapisan es juga menghambat lalu lintas jalan raya dan jalur kereta api.

Bandara Praha nyaris lumpuh, dengan petugas pemadam kebakaran harus melakukan proses pencairan es di landasan pacu.

Sekitar 50 orang dilaporkan harus mendapat perawatan akibat cedera yang disebabkan kondisi licin, menurut layanan darurat Praha yang dikutip kantor berita CTK.

Di Hungaria, yang sejak pekan lalu dilanda cuaca musim dingin ekstrem di sebagian besar wilayahnya, Bandara Budapest ditutup akibat “black ice dan lapisan es ekstrem”, demikian pernyataan pihak bandara.

Sebelumnya pada Selasa, sebuah pesawat kargo Ethiopian Airlines keluar dari landasan saat sedang melaju perlahan dan berhenti di area rumput. Pihak bandara menyatakan insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Kereta api dan penerbangan juga mengalami keterlambatan, sementara otoritas melaporkan adanya bongkahan es yang hanyut di Sungai Danube dan Tisza, sehingga kapal pemecah es disiagakan.

Danau Balaton di bagian barat Hungaria saat ini membeku, sebuah fenomena yang relatif jarang terjadi dan biasanya hanya terlihat sekali dalam sepuluh hingga lima belas tahun.

Meski demikian, otoritas setempat memperingatkan bahwa lapisan es masih terlalu tipis untuk aktivitas seluncur es dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada.