KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Survei LSI: 83 persen publik Indonesia tolak perang AS-Israel vs Iran
Mayoritas publik Indonesia menolak serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran. Survei terbaru menunjukkan penolakan mencapai 83 persen.
Survei LSI: 83 persen publik Indonesia tolak perang AS-Israel vs Iran
Aksi protes Hari Al-Quds menentang perang terhadap Iran dan Lebanon di Toronto. / Reuters
3 April 2026

Hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), Indikator Politik Indonesia, dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 12–31 Maret 2026 melibatkan 1.066 responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan angka penolakan sangat dominan. “Angka 83 persen itu menyatakan tidak setuju Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran apa pun alasannya,” ujarnya dikutip dari Youtube SMRC TV, Kamis (2/4/2026).

Rinciannya, 60,1 persen responden menyatakan tidak setuju, sedangkan 23 persen sangat tidak setuju. Dukungan terhadap serangan militer sangat kecil, hanya 4,9 persen. Sebanyak 7,4 persen memilih netral, dan sekitar 4,5 persen tidak memberikan jawaban.

Publik enggan membela AS dan Israel

Selain menolak serangan, mayoritas responden juga enggan membela posisi AS dan Israel. Sebanyak 68,8 persen menyatakan tidak ingin atau sangat tidak ingin meyakinkan orang lain bahwa AS-Israel berada di pihak yang benar. Hanya 13,7 persen yang bersedia melakukan hal tersebut.

Temuan serupa muncul terkait kesediaan menjadi relawan kesehatan untuk membantu tentara AS-Israel. Mayoritas menolak, dengan persentase dukungan hanya sekitar 12–13 persen. Burhanuddin menilai hal ini menunjukkan legitimasi publik terhadap aksi militer sangat rendah.

Latar belakang konflik dan dampaknya

Konflik AS-Israel dengan Iran meningkat sejak 28 Februari 2026, ketika serangan gabungan menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

Dampak konflik terasa secara global. Iran menutup Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak dunia, sehingga harga energi melonjak. Serangan balasan juga menimbulkan korban di pihak AS, dengan sedikitnya 13 tentara tewas dan lebih dari 300 lainnya luka-luka.

Hasil survei ini menggambarkan posisi publik Indonesia terhadap konflik yang berkembang di Timur Tengah, menegaskan mayoritas masyarakat menolak keterlibatan langsung maupun dukungan terhadap aksi militer AS dan Israel.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia sampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei, serukan de-eskalasi
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Iran ajukan proposal berisikan 10 poin untuk akhiri perang
China, Rusia, Türkiye, Pakistan dapat bekerja sama untuk jamin perdamaian di Timur Tengah: Utusan Iran
Trump menandakan peran AS dalam amankan Selat Hormuz setelah gencatan senjata dengan Iran
Dalam gambar: Ribuan orang turun ke jalan di Teheran setelah gencatan senjata dengan AS diumumkan
Bagaimana Trump beralih dari ancaman 'penghancuran' Iran ke gencatan senjata dua minggu
Trump setuju hentikan serangan ke Iran selama dua minggu
Iran: AS menerima proposal perdamaian 10 poin 'secara prinsip'
Respons global bermunculan setelah kesepakatan gencatan senjata AS-Iran
Serangan udara menghantam bandara dan kota-kota Iran, sementara ofensif AS-Israel semakin intensif
Israel mengatakan telah menyerang situs petrokimia Iran di Shiraz
Peran Pakistan dalam pembicaraan perdamaian Timur Tengah 'mendekati tahap kritis,' kata Iran
AS dan Iran bahas gencatan senjata 45 hari saat mediator dorong kesepakatan sebelum tenggat: laporan
Jumlah korban tewas meningkat menjadi 17 di Baharestan, Tehran, setelah serangan AS-Israel
Pesawat AS yang hilang dalam misi penyelamatan di Iran menelan biaya lebih dari $100 juta per unit: WSJ
Siapa yang mengendalikan Selat Hormuz? Rencana tol Iran dapat membentuk kembali tatanan maritim global
Lebih dari 100 pakar internasional peringatkan serangan AS ke Iran bisa dianggap kejahatan perang
China, Pakistan ajukan rencana lima poin untuk akhiri perang Timur Tengah
Di tengah kekacauan maritim, Koridor Zangezur tampaknya siap untuk memastikan arus perdagangan Timur-Barat
Dua pasukan penjaga perdamaian PBB tewas dalam ledakan kedua di Lebanon selatan
Iran mengatakan 'sudah saatnya' bagi Arab Saudi untuk mengusir pasukan AS dari wilayahnya