Proses pemulangan dilakukan oleh Kedutaan Besar RI (KBRI) Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Dubai, menggunakan pesawat Etihad Airways menuju Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Air.
Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab, Judha Nugraha, mengatakan pemulangan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan maskapai dan otoritas setempat untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan para WNI.
“Sejak awal penutupan ruang udara pada 28 Februari, KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas setempat agar WNI yang terdampak dapat segera memperoleh akses penerbangan untuk melanjutkan perjalanan ke Tanah Air,” ujar Judha, Kamis, seperti dikutip Antara.
Evakuasi dilakukan di tengah keterbatasan ruang udara
Para WNI sebelumnya tertahan akibat penutupan sebagian wilayah udara di Timur Tengah menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik sejak akhir Februari 2026. Penutupan ini berdampak pada ribuan penerbangan internasional dan membuat ratusan ribu penumpang terjebak di berbagai kota transit, termasuk Abu Dhabi, Dubai, dan Doha.
Judha menekankan bahwa keselamatan dan perlindungan WNI menjadi prioritas utama. Pemerintah menyediakan pendampingan konsuler dan koordinasi dengan maskapai agar proses repatriasi berjalan aman dan tertib.
Seiring pembukaan koridor penerbangan terbatas, maskapai di UEA mulai mengoperasikan penerbangan khusus, termasuk repatriasi, untuk membantu penumpang terdampak. KBRI Abu Dhabi mengimbau WNI yang masih berada di wilayah UEA dan membutuhkan bantuan konsuler agar segera menghubungi hotline atau kanal resmi untuk difasilitasi sesuai kebutuhan.









