KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Pembicaraan di Muscat berfokus pada keamanan maritim, stabilitas kawasan, kerja sama ekonomi, serta proyek strategis seiring meningkatnya ketegangan di jalur energi global yang krusial tersebut.
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Kapal-kapal di Selat Hormuz, tampak dari Musandam / Reuters

Menteri Luar Negeri Arab Saudi dan Oman telah menggelar pembicaraan di Muscat untuk membahas perkembangan kawasan serta keamanan maritim di Selat Hormuz, di tengah kembali memanasnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada hari Rabu menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan dan Menlu Oman Badr Albusaidi saling bertukar pandangan mengenai perkembangan regional serta internasional, dengan fokus khusus pada Selat Hormuz.

Kedua pihak menggarisbawahi "pentingnya menjaga keamanan jalur laut maritim, menjamin kebebasan navigasi pelayaran, mendukung upaya peningkatan keamanan dan stabilitas di kawasan, serta menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan jalan damai."

Kementerian tersebut juga menambahkan bahwa kedua diplomat tersebut menjajaki berbagai upaya untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor, memajukan kemitraan strategis antara Arab Saudi dan Oman, serta mendorong kerja sama kolektif negara-negara Teluk.

Pembicaraan tersebut juga mencakup sejumlah proyek strategis bersama, termasuk rencana pembangunan pos perlintasan batas darat antara kedua negara, serta kerja sama jaringan transportasi dan konektivitas logistik guna meningkatkan integrasi kawasan.

Lebih lanjut, kedua belah pihak membahas perluasan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, dan investasi, mendorong kemitraan antara sektor publik dan swasta, serta memanfaatkan berbagai peluang di sektor-sektor yang menjadi kepentingan bersama demi kemajuan kerja sama bilateral.

AS dan Iran diketahui saling meluncurkan serangan balasan pada hari Rabu. Eskalasi terbaru ini dipicu oleh serangan Iran terhadap tiga kapal tanker di Selat Hormuz sebelumnya.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur penyokong (chokepoint) energi paling penting di dunia, yang menyalurkan sebagian besar ekspor minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global dari para produsen di kawasan Teluk.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo
Netanyahu peringatkan perang melawan Iran 'belum selesai' selama material nuklir masih ada
Iran masih kaji proposal AS yang disampaikan lewat Pakistan
Iran sebut rencana AS di Selat Hormuz sebagai pelanggaran gencatan senjata