Para astronot Artemis bersiap untuk terbang melewati Bulan dalam misi bersejarah
Empat astronot dalam misi NASA Artemis II bersiap memasuki "lingkup pengaruh" Bulan setelah menyaksikan pemandangan yang belum pernah dilihat mata manusia sebelumnya.
Astronot dalam misi NASA Artemis II telah bersiap untuk memasuki "lingkup pengaruh" Bulan, menandai tonggak penting dalam penerbangan berawak pertama manusia mengelilingi Bulan dalam lebih dari 50 tahun.
Memasuki hari kelima dari misi 10 hari, pesawat Orion berada sekitar 346.000 kilometer dari Bumi dan sekitar 104.000 kilometer dari Bulan, menurut NASA.
Sebelumnya, NASA merilis gambar yang diambil kru yang memperlihatkan Bulan di kejauhan, dengan cekungan Orientale terlihat jelas.
"Misi ini menandai pertama kalinya seluruh cekungan terlihat dengan mata manusia," kata NASA.
Tonggak besar berikutnya diperkirakan akan terjadi malam ini, ketika pesawat memasuki lingkup gravitasi Bulan, di mana tarikan gravitasi Bulan lebih kuat dibanding Bumi.
Selama penerbangan mengelilingi Bulan, astronot akan mengamati Bulan secara langsung dan mengambil gambar menggunakan kamera onboard.
Rekor misi terobosan
NASA menyatakan kru telah menyelesaikan demonstrasi pilot manual dan meninjau rencana untuk penerbangan, termasuk pemetaan dan pemotretan fitur permukaan utama.
Sementara itu, tim di Bumi terus memantau sistem pendukung kehidupan pesawat dengan cermat.
Pada hari kelima, para astronot juga menguji "baju survival" darurat mereka, yang dirancang untuk peluncuran, masuk kembali, dan keadaan darurat seperti dekompresi kabin.
Jika misi berjalan sesuai rencana, kru dapat menempuh jarak lebih jauh dari Bumi dibanding manusia manapun sebelumnya.
Astronot diperkirakan akan melewati sisi jauh Bulan, di mana mereka akan sementara kehilangan komunikasi dengan Bumi.
NASA menyatakan data yang dikumpulkan selama misi akan sangat penting untuk operasi Bulan di masa depan, termasuk misi Artemis III dan Artemis IV yang dijadwalkan dalam dekade ini.