DUNIA
2 menit membaca
China 'apresiasi' negara-negara Afrika yang mencabut izin penerbangan pemimpin Taiwan
Beberapa negara Afrika telah mencabut izin lintas udara, membatasi kunjungan yang direncanakan oleh pemimpin Taiwan ke Eswatini, satu-satunya sekutu diplomatik pulau itu di benua tersebut.
China 'apresiasi' negara-negara Afrika yang mencabut izin penerbangan pemimpin Taiwan
Presiden Taiwan Lai Ching-te dijadwalkan mengunjungi Eswatini mulai Rabu untuk peringatan ke-40 kenaikan takhta Raja Mswati III dan ulang tahunnya. / Reuters

Pemerintah China mengatakan pada Rabu (22/4) pihaknya memiliki "apresiasi tinggi" terhadap negara-negara Afrika setelah beberapa izin terbang dibatalkan, yang memangkas rencana kunjungan pemimpin Taiwan ke Eswatini, satu-satunya sekutu diplomatik negara pulau itu di benua tersebut.

China berpendirian bahwa Taiwan adalah bagian dari wilayahnya dan menentang keterlibatan pulau yang memerintah sendiri itu dalam organisasi internasional serta hubungannya dengan negara lain.

Presiden Taiwan Lai Ching-te dijadwalkan mengunjungi Eswatini mulai Rabu untuk memperingati 40 tahun kenaikan takhta Raja Mswati III dan ulang tahunnya yang ke-58.

Namun beberapa negara — termasuk Seychelles, Mauritius, dan Madagaskar — secara tak terduga mencabut izin terbang Lai setelah adanya "tekanan intens" dan pemaksaan ekonomi dari China, kata seorang pejabat Taiwan pada Selasa.

"Negara-negara terkait mempertahankan dukungan terhadap prinsip satu-China, sepenuhnya sesuai dengan... norma dasar hubungan internasional, China menyatakan apresiasi tinggi," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China dalam sebuah pernyataan.

"Tak ada yang bisa menghentikan arus sejarah penyatuan kembali China pada akhirnya," bunyi pernyataan yang dikeluarkan menanggapi pencabutan izin tersebut.

Eswatini, yang sebelumnya dikenal sebagai Swaziland, termasuk di antara 12 sekutu Taiwan yang masih mengakui klaim kedaulatannya, setelah Beijing berhasil meyakinkan negara-negara lain untuk memutus hubungan diplomatik dengan Taipei.

Seorang juru bicara pemerintah Eswatini kepada AFP mengatakan pihaknya "menyesalkan" ketidakhadiran Lai, namun menegaskan kemunduran itu "tidak mengubah status hubungan bilateral lama kami dengan Republik China (Taiwan)".

TerkaitKetegangan meningkat terhadap Taiwan sebagai “intimidasi militer” China - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Türkiye gandeng Indonesia, Qatar, dan Pakistan kembangkan produksi alutsista bersama
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
Indonesia dan Portugal sepakati pengakuan sertifikat awak kapal perikanan
Uni Eropa kucurkan bantuan Rp4,02 miliar tangani dampak kekeringan di Indonesia
Indonesia desak akses pendidikan Palestina dijamin, BAZNAS salurkan beasiswa Rp22 miliar
Apa itu virus dengue?
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 140 personel Polri usai misi PBB di Afrika Tengah
Menlu Indonesia tegaskan komitmen perkuat PBB dan dorong reformasi multilateralisme
Indonesia dorong OKI perkuat penyelesaian konflik internal dan dukungan bagi Palestina
Indonesia dan Australia kerahkan kapal perang saat latihan bersama, perkuat kekuatan maritim
Guterres apresiasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, soroti peran stabilisasi di Afrika Tengah
Kemlu pastikan WNI tak terlibat unjuk rasa di Prancis, imbau waspadai situasi keamanan
Guterres temui Presiden Prabowo, apresiasi dukungan Indonesia terhadap perdamaian global
Dievakuasi dari pohon setinggi 10 meter, orang utan korban karhutla di Kotim selamat
Kebakaran hutan di Kalimantan kian parah, penyelamatan orang utan melonjak tajam
Indonesia buka pintu bantuan asing tangani kebakaran hutan dan lahan
Keris Woomera 2026: Australia sebut Indonesia mitra penting pertahanan strategis dan geografis
MUI desak pembatalan konser Andrea Bocelli di Indonesia terkait dukungan terhadap Israel
Indonesia-Rusia perkuat kerja sama teknik militer dan pengembangan industri pertahanan