ASIA
2 menit membaca
Kebakaran gudang aksesoris di Penjaringan, lima orang ditemukan meninggal
Nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar akibat hangusnya fasilitas produksi dan tempat tinggal tersebut.
Kebakaran gudang aksesoris di Penjaringan, lima orang ditemukan meninggal
Bangunan yang terbakar diketahui memiliki fungsi ganda sebagai tempat usaha dan hunian. / Arsip Reuters

Kebakaran hebat melanda sebuah gudang produksi aksesoris yang juga difungsikan sebagai rumah tinggal di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis malam, menewaskan lima orang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Lindung Pasar Baru, Kelurahan Pejagalan, dan menimbulkan kerugian material besar.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi bahwa seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah api berhasil dipadamkan. “Kelima korban ditemukan tewas dalam kebakaran,” ujar Isnawa kepada Antara di Jakarta, pada hari Jumat.

Bangunan yang terbakar diketahui memiliki fungsi ganda sebagai tempat usaha dan hunian. Api dengan cepat menguasai area gudang sebelum menjalar ke bagian rumah, membuat para penghuni tidak sempat menyelamatkan diri.

BPBD DKI Jakarta menyatakan dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada gangguan instalasi listrik. “Penyebab diduga korsleting listrik,” kata Isnawa, dan menambahkan bahwa pendataan kronologi kejadian masih terus dilakukan di lapangan.

Selain korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan dan isinya. Nilai kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar akibat hangusnya fasilitas produksi dan tempat tinggal tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran susulan. Proses evakuasi korban dilakukan setelah situasi dinyatakan aman.

Sementara itu, pihak kepolisian telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi kejadian. Polsek Metro Penjaringan kini menangani penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran maut tersebut.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di bangunan yang menggabungkan fungsi usaha dan tempat tinggal.

TerkaitTRT Indonesia - Kebakaran gedung Terra Drone, sistem keselamatan dasar bangunan tidak memadai
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi