ASIA
2 menit membaca
Polisi kerahkan ribuan personel untuk kawal aksi massa di lima titik Jakarta Pusat
Kepolisian menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin undang-undang, dan pelaksanaannya diharapkan tetap memperhatikan ketertiban umum.
Polisi kerahkan ribuan personel untuk kawal aksi massa di lima titik Jakarta Pusat
Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran). / Reuters

Aparat keamanan mengerahkan total 4.263 personel gabungan untuk mengawal sejumlah aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung di lima lokasi berbeda di kawasan Jakarta Pusat pada Jumat (19/6).

Menurut keterangan resmi Kepolisian, personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek setempat. Mereka ditempatkan untuk memastikan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman dan tertib.

“Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 4.263 personel gabungan (Polda, Polres, Polsek jajaran),” ujar Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, di Jakarta, Jumat.

Lima titik yang menjadi lokasi aksi meliputi kawasan Silang Selatan Monas, Gedung DPR/MPR, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tugu Tani, dan Kementerian Keuangan.

Berdasarkan jadwal yang telah diterima kepolisian, aksi pertama digelar oleh Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, mulai pukul 09.00 WIB.

Mahasiswa yang tergabung dalam Kepresma Universitas Trisakti dijadwalkan menyampaikan aspirasi mereka di depan kompleks DPR/MPR, sementara pada pukul 11.00 WIB Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia menggelar demonstrasi di kawasan Bundaran HI.

Sementara itu, Gabungan Mahasiswa dan Pemuda Nusantara direncanakan mengadakan aksi serentak pada pukul 13.00 WIB di dua lokasi berbeda, yakni Tugu Tani dan Kementerian Keuangan.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan mengedepankan pelayanan kepada peserta aksi, serta mengimbau seluruh peserta demonstrasi untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan.

TerkaitTRT Indonesia - Mahasiswa UI bawa lima tuntutan dalam aksi di Bundaran HI


SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Korban gempa NTT bertambah jadi 105 orang, hampir 180 ribu warga mengungsi
Presiden Prabowo kunjungi korban gempa NTT, salurkan bantuan Rp200 miliar
Menaker dorong penguatan keterampilan dan perlindungan pekerja ASEAN di ALMM
Presiden Prabowo targetkan Indonesia hentikan impor minyak dan LPG dalam tiga tahun
Presiden Prabowo evaluasi penanganan karhutla Kalimantan dan pemulihan gempa NTT
Indonesia, Malaysia, dan Singapura sepakat jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka
Malaysia dan Brunei sepakat bawa isu polusi lintas batas ke ASEAN
Menko Airlangga: Pemerintah dorong pertumbuhan ekonomi 6 persen lewat investasi dan ekonomi digital
Kementerian Kehutanan sanksi enam perusahaan terkait karhutla 1.511 hektare di Kalimantan
NEO-1 siap meluncur 2027, BRIN perkuat pemantauan mitigasi bencana di Indonesia
Malaysia siapkan Cloud Seeding lintas batas di tengah krisis karhutla dan asap Indonesia
Pemerintah RI proses 30 perusahaan penyebab karhutla, potensi kerugian hampir Rp15T
Kebakaran hebat hanguskan 129 rumah Kampung Adat Sade, 320 warga terdampak
Gunung Anak Krakatau erupsi enam kali, kolom abu capai 250 meter
Polri tangkap 72 orang terkait karhutla saat luas kebakaran capai 72.798 hektare
Bromo kembali dibuka untuk wisatawan setelah 13 hari penanganan kebakaran
Pemerintah kirim 253 ton bantuan ke wilayah terdampak gempa NTT
Pemerintah dorong 1.800 ton emas menganggur masuk sistem keuangan
Korban gempa NTT capai 83 jiwa, pasokan logistik menipis
Basarnas evakuasi medis dua korban kritis gempa NTT via helikopter