BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Investor China lirik Banten untuk pusat data dan teknologi, Pemprov jamin infrastruktur
Menurut keterangan resmi, daya tarik utama Banten terletak pada ketersediaan pasokan listrik dan sumber daya air yang stabil—dua faktor krusial dalam operasional pusat data berskala besar.
Investor China lirik Banten untuk pusat data dan teknologi, Pemprov jamin infrastruktur
Pemprov Banten menerima kunjungan CEO Hexavia, Qimeng Sun. /Foto: Pemprov Banten

Provinsi Banten kian menarik perhatian investor teknologi global, seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital seperti pusat data dan kecerdasan buatan (AI). Hal ini terlihat dari kunjungan CEO Hexavia, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di China, Qimeng Sun, yang menjajaki peluang investasi di sektor tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan wilayahnya menjadi salah satu opsi utama setelah investor menilai sejumlah daerah lain belum memiliki dukungan infrastruktur yang memadai. 

“Mereka sudah ke beberapa provinsi, namun belum memenuhi kebutuhan investasi data center. Banten sangat strategis,” ujarnya di Serang, Rabu (29/7).

Daya tarik utama Banten terletak pada ketersediaan pasokan listrik dan sumber daya air yang stabil—dua faktor krusial dalam operasional pusat data berskala besar. Pemerintah daerah juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi investasi selama sesuai regulasi. 

“Kami berupaya memaksimalkan dukungan bagi calon investor yang akan masuk ke Indonesia,” kata Andra.

TerkaitPusat Data AI baru milik Microsoft di Karawang segera beroperasi penuh - TRT Indonesia - TRT Indonesia

Selain faktor infrastruktur, kedekatan dengan Jakarta serta akses ke bandara internasional dan jaringan jalan tol memperkuat posisi Banten sebagai hub investasi. Pemerintah berharap arus modal ini dapat mendukung agenda hilirisasi industri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Anggota DPD asal Banten, Ade Yuliasih, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menekankan pentingnya investasi bagi kesejahteraan masyarakat dan pengurangan pengangguran.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Banten Virgojanti mengungkapkan minat investor telah mengarah ke sejumlah lokasi, termasuk Cileles (Lebak), kawasan KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional di BSD (Tangerang), Cikupa, serta wilayah Serang.

Meski peluang terbuka lebar, pemerintah daerah mengakui tantangan ke depan adalah kesiapan sumber daya manusia di bidang teknologi. Penguatan kapasitas tenaga kerja dinilai menjadi kunci agar investasi digital dapat memberikan dampak ekonomi yang optimal.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Bank Indonesia: Utang luar negeri Indonesia capai $454,8 miliar pada Juli 2026
Indonesia dan India perkuat kerja sama telekomunikasi hingga teknologi 6G
Grab akuisisi saham mayoritas Atome Financial senilai Rp26,36 triliun
Indonesia bangun pusat bioetanol di Lampung, target produksi komersial 60 ribu kiloliter
Indonesia dan Bulgaria perkuat kerja sama perdagangan dan investasi
Indonesia jajaki PTA dengan Mercosur demi rintis jalan menuju CEPA
Pasar stabil meski pergantian mendadak Menkeu, Suahasil tegaskan jaga kredibilitas APBN
AS resmi tetapkan bea masuk tinggi untuk impor panel surya dari Indonesia
Indonesia dan China percepat kerja sama energi baru, ekspansi dari PLTS hingga manufaktur
Indonesia dan AS dorong kerja sama ekonomi kreatif jelang WCCE 2026
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Rupiah melemah di tengah kenaikan harga minyak, ICP Indonesia jadi $89,43 per barel
PT Timah perluas ekspor ke Filipina dan Inggris, bidik Timur Tengah pada 2027
Kemendag dorong UMKM tingkatkan ekspor ke pasar global memanfaatkan teknologi AI
Penerapan B50 hemat devisa negara hingga Rp170 triliun, pangkas impor solar secara signifikan
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun
Indonesia dan Australia mulai evaluasi total perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA
Pemerintah perluas inklusi keuangan melalui penyediaan rekening bagi masyarakat
Kemenkeu pastikan siap tanggung utang Kereta Cepat Whoosh tanpa investor luar
Cadangan devisa naik $146,5 miliar pada Agustus 2026, BI: Ketahanan eksternal tetap solid