BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
SpaceX bidik valuasi US$1,75 triliun dalam IPO, salah satu yang terbesar dalam sejarah
Perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk itu menargetkan penghimpunan dana sebesar US$75 miliar dan membatasi penjualan saham oleh investor lama.
SpaceX bidik valuasi US$1,75 triliun dalam IPO, salah satu yang terbesar dalam sejarah
SpaceX membidik debut pasar senilai US$1,75 triliun untuk mengawali gelombang IPO terbesar dalam sejarah. (Foto: ARSIP) / Reuters

SpaceX, perusahaan roket dan satelit milik Elon Musk, berencana menargetkan valuasi sebesar US$1,75 triliun dalam penawaran umum perdana (IPO) berskala besar yang seluruhnya terdiri dari saham baru, menurut Reuters.

Sumber yang dikutip menyebutkan, IPO tersebut akan disusun sepenuhnya sebagai penawaran saham primer. Artinya, seluruh dana hasil penawaran akan masuk ke perusahaan dan para pemegang saham lama SpaceX tidak akan dapat menjual saham mereka dalam IPO tersebut.

Para pemegang saham kemungkinan harus menunggu setidaknya hingga perusahaan merilis laporan keuangan kuartalan pertamanya, seiring penerapan masa penguncian saham secara bertahap.

Setelah menggelar sejumlah pertemuan awal dengan investor atau proses yang dikenal sebagai "testing the waters", perusahaan mengindikasikan akan menghimpun dana setidaknya US$75 miliar dalam penawaran dasarnya, kata sumber tersebut.

Opsi greenshoe yang ditetapkan sebesar 15 persen akan memungkinkan para penjamin emisi menjual saham tambahan jika permintaan investor melampaui ekspektasi.

Roadshow IPO tersebut dijadwalkan akan dimulai pada Kamis besok.

TerkaitTRT Indonesia - SpaceX milik Elon Musk siap gelar IPO besar-besaran, bidik valuasi Rp28 kuadriliun

Debut pada 12 Juni

Pencatatan saham SpaceX diperkirakan akan memicu gelombang IPO jumbo, dengan SpaceX, OpenAI, dan Anthropic secara kolektif berpotensi menambah hampir US$4 triliun kapitalisasi pasar ke bursa saham.

SpaceX bergabung dengan perusahaan rintisan kecerdasan buatan xAI milik Musk pada awal tahun ini dalam kesepakatan yang menilai perusahaan roket dan satelit tersebut sebesar US$1 triliun, sementara pengembang chatbot Grok itu dihargai US$250 miliar.

Pendapatan perusahaan naik menjadi US$4,69 miliar dalam tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret, dari US$4,07 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerugian perusahaan melebar menjadi US$1,27 per saham, dibandingkan 18 sen per saham pada periode yang sama tahun lalu.

SpaceX berencana melantai di bursa Nasdaq dengan kode saham "SPCX".

Debut saham perusahaan diperkirakan dapat berlangsung paling cepat pada 12 Juni, setelah perusahaan mempercepat jadwal IPO-nya.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Perusahaan Singapura DBS akan buka 18 wealth centre baru di Asia termasuk Indonesia
Indonesia catat surplus neraca perdagangan 72 bulan berturut-turut
Rupiah melemah, kurs jual dolar AS di bank tembus hingga Rp18.010
Negara bagian Florida gugat OpenAI atas dugaan dampak buruk ChatGPT
Indonesia tawarkan insentif pajak nol persen bagi eksportir patuh aturan DHE SDA
Permintaan India melemah, pemerintah turunkan harga referensi minyak kelapa sawit Juni 2026
Prabowo–Macron luncurkan dewan bisnis RI–Prancis, kesepakatan capai $3,5 miliar
Pertamina Patra Niaga turunkan harga avtur hingga 10 persen per hari ini
Pemerintah siapkan DSI jadi pintu tunggal ekspor komoditas strategis, berlaku mulai 1 Juni
Malaysia berlakukan larangan media sosial untuk usia di bawah 16 tahun secara nasional
Pertamina EP temukan cadangan migas baru di Musi Banyuasin berkapasitas 1.857 BOPD
Pembentukan DSI memicu kegelisahan di sektor pertambangan Indonesia: Laporan
Jelang Iduladha 2026, harga cabai hingga daging sapi di Jakarta mulai naik
China luncurkan misi Shenzhou-23, astronaut akan tinggal setahun di orbit demi target ke Bulan
Indonesia, Singapura perluas kolaborasi strategis di sektor ekonomi dan teknologi
PGN siap serap LNG Blok Masela untuk perkuat pasokan energi nasional
OJK revisi aturan bursa karbon demi dorong transaksi pasar
Danantara bentuk DSI untuk atur perdagangan komoditas strategis
Bank Indonesia perluas opsi mata uang devisa ekspor selain dolar AS
Industri migas Indonesia catat penggunaan produk lokal US$1,5 miliar hingga April 2026