DUNIA
2 menit membaca
Wamenlu: Indonesia serukan perdamaian dunia dan perjuangan Palestina pada KTT GNB
Anis menyampaikan tiga prioritas bagi GNB, yakni memperkuat solidaritas dan perjuangan kemerdekaan, membangun kemandirian strategis di bidang pangan, teknologi, dan energi, serta mendorong masa depan yang berlandaskan keadilan dan kemerdekaan.
Wamenlu: Indonesia serukan perdamaian dunia dan perjuangan Palestina pada KTT GNB
Wamenlu Anis Matta dalam Pertemuan Peringatan 65 Tahun KTT Pertama GNB di Beograd, Serbia, pada 30 Agustus hingga 1 September 2026. / Kemlu RI

Indonesia menyerukan Gerakan Non-Blok (GNB) agar tetap relevan menghadapi tantangan global dan berperan dalam membentuk masa depan, bukan hanya mengenang sejarah masa lalu.

Seruan itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta saat mewakili Presiden Prabowo Subianto dalam Pertemuan Peringatan 65 Tahun KTT Pertama GNB di Beograd, Serbia, pada 30 Agustus hingga 1 September 2026.

Anis menyoroti pentingnya Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung yang turut menginspirasi pembentukan GNB. Ia mengatakan para pemimpin yang berkumpul di Beograd pada 1961 memiliki cita-cita membangun dunia yang menjunjung kemanusiaan, keadilan, kesetaraan, dan perdamaian.

“Negara-negara dari segenap penjuru dunia berkumpul di Beograd pada 1961, disatukan oleh semangat anti penjajahan dan keinginan untuk membentuk dunia baru yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, kesetaraan dan perdamaian,” tegas Anis.

Di sela pertemuan, Anis bertemu Menteri Perdagangan Serbia Jagoda Lazarević, Wakil Menteri Luar Negeri Serbia Damjan Jovic, dan Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed bin Abdulkarim Al-Khereiji untuk membahas peluang kerja sama bilateral.

Anis juga menyampaikan tiga agenda yang perlu diperkuat GNB. Pertama, mempertahankan solidaritas dan persaudaraan sekaligus memperjuangkan kemerdekaan bangsa-bangsa. Dalam konteks ini, Indonesia menilai isu Palestina tetap menjadi perhatian penting.

“Kemerdekaan Palestina adalah hutang sejarah yang harus ditunaikan GNB,” ujar Anis.

Kedua, negara-negara GNB perlu memperkuat kemandirian strategis, terutama dalam sektor pangan, teknologi, dan energi. Menurut Anis, kemampuan tersebut penting untuk menghadapi tekanan dan perubahan geopolitik global.

Ketiga, GNB diharapkan ikut mendorong terciptanya tatanan masa depan yang berlandaskan pada keadilan, kemerdekaan, dan kerja sama.

KTT pertama GNB berlangsung di Beograd pada 1961 dan dihadiri pemimpin negara berkembang, termasuk Presiden Sukarno. Indonesia menegaskan kembali pentingnya nilai Dasasila Bandung, seperti penghormatan terhadap kedaulatan, penyelesaian sengketa secara damai, dan penghormatan terhadap hukum internasional.

Indonesia menilai prinsip-prinsip tersebut tetap penting sebagai dasar dalam mendorong perdamaian dan kerja sama internasional.

TerkaitTRT Indonesia - Wamenlu Anis Matta tegaskan komitmen Indonesia dukung kemerdekaan Palestina
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Penuhi undangan Putin, Presiden Prabowo hadiri Eastern Economic Forum ke-11 di Rusia
Rusia lirik Indonesia jadi mitra strategis kembangkan pelayaran Jalur Laut Utara
Kemlu selidiki dugaan TPPO dan penipuan visa yang melibatkan WNI di Jeju
Sekjen Kemhan RI hadiri Peringatan Hari Kemenangan dan Angkatan Bersenjata Türkiye di Jakarta
Indonesia dan Selandia Baru perkuat kemitraan pangan dan energi terbarukan di Indo-Pasifik
Super Garuda Shield 2026 dimulai di Indonesia, libatkan 4.743 personel dari 21 negara
Bencana paling mematikan di Asia pada tahun 2026
TNI AD dan militer AS rampungkan latihan tempur bersama Ksatria Warrior 2026
Terjebak asap karhutla di Kalbar, seekor orangutan dievakuasi akibat infeksi pernapasan
Indonesia perkuat kerja sama pertahanan di forum ADSOM-Plus
Indonesia-Kuwait dorong pembangunan desa dan ekonomi lokal
ASEAN dan Australia perkuat komitmen traktat perdamaian di tengah dinamika Indo-Pasifik
Indonesia-Selandia Baru perkuat kerja sama tiga sektor strategis di JMC ke-13
Indonesia sampaikan duka atas banjir bandang di perbatasan China–Nepal, pantau kondisi WNI
Kehadiran KRI Gajah Mada dinilai jadi momentum kebangkitan industri pertahanan nasional
Indonesia dan Rusia berpeluang teken sejumlah kesepakatan baru pada September
RI, Jepang, dan Australia sepakat perkuat kerja sama pertahanan dalam pertemuan trilateral perdana
Jonatan Christie jadi tunggal putra ranking satu dunia
Indonesia-Australia tingkatkan kapasitas geospasial untuk pengelolaan maritim
Jika terbukti bersalah, dia akan bergabung dengan..