DUNIA
2 menit membaca
Xi Jinping dorong peran lebih besar bagi SCO dengan bank pembangunan
Presiden China Xi Jinping berjanji memberikan pinjaman sebesar $1,4 miliar dalam tiga tahun ke depan untuk anggota SCO, tidak secara khusus ditujukan untuk bank baru tersebut.
Xi Jinping dorong peran lebih besar bagi SCO dengan bank pembangunan
Dengan penambahan bank dan penekanan pada pemberian pinjaman, Xi berupaya memperluas cakupan organisasi tersebut. / AFP

Presiden Xi menyampaikan bahwa China akan mempercepat pembangunan bank pembangunan SCO dalam KTT tahunan organisasi tersebut di Tianjin, sebagai bagian dari upayanya memperluas pengaruh dan cakupan SCO.

“Saat ini, ketika situasi global menjadi semakin kompleks dan bergejolak, negara-negara anggota menghadapi tanggung jawab keamanan dan pembangunan yang lebih berat,” kata Xi dalam pidato pembukaan forum pada Senin.

Xi menjanjikan pinjaman senilai 1,4 miliar dolar AS dalam tiga tahun ke depan untuk negara anggota SCO, meskipun tidak diarahkan secara khusus untuk bank baru ini.

Xi, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan para pemimpin dari puluhan negara lainnya menghadiri pertemuan sebagai bagian dari SCO.

Kelompok ini, yang awalnya dipandang sebagai penyeimbang pengaruh AS di Asia Tengah, telah berkembang dalam ukuran dan pengaruh selama bertahun-tahun, meski sebagian besar tetap berfokus pada isu keamanan.

Menuju tatanan dunia alternatif

Dengan rencana pembentukan bank dan penekanan pada penyediaan pinjaman, Xi berupaya memperluas cakupan organisasi tersebut.

“Dia ingin menawarkan tatanan dunia alternatif, karena tatanan dunia yang dipimpin AS sedang mengalami kemunduran. Inilah narasi utama,” kata Alfred Wu, profesor di Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore.

Xi juga menyatakan bahwa negara-negara harus “menentang mentalitas Perang Dingin, konfrontasi berbasis blok, dan praktik perundungan, serta menjaga sistem internasional dengan PBB sebagai intinya,” sambil “mendorong dunia multipolar yang setara dan tertib, globalisasi ekonomi yang inklusif, serta pembangunan sistem tata kelola global yang lebih adil dan masuk akal.”

Didirikan pada 2001, SCO kini beranggotakan Rusia, Belarus, China, India, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan. Afghanistan dan Mongolia berstatus sebagai pengamat, sementara 14 negara lain, sebagian besar dari Asia Tenggara dan Timur Tengah, berperan sebagai “mitra dialog.”

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Menlu 12 negara kecam serangan Israel, desak penghormatan kedaulatan Suriah
Belanda buka konsulat kehormatan di Makassar, perluas kerja sama hingga permudah visa
Indonesia bantah tuduhan AS soal praktik transshipment, sebut berbasis asumsi
Menlu Sugiono kunjungi Australia dan Selandia Baru, perkuat diplomasi Asia-Pasifik
Dialog strategis perdana Indonesia-China akan fokus pada penguatan kemitraan ekonomi
Indonesia dan Jerman perkuat kemitraan ekonomi dan transisi energi
Peringati HUT Kemerdekaan RI di Ankara, Indonesia-Türkiye tegaskan kemitraan strategis
Gempa susulan M5,7 guncang Flores, SAR perluas evakuasi kelompok rentan
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari Malaysia di perairan Kepri
Perkuat ekspor kayu lestari, RI dan Uni Eropa pererat kemitraan dagang
Cincin Api Pasifik: Fakta penting tentang kawasan paling rawan gempa di dunia
Negara sahabat sampaikan ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia
Palestina sampaikan duka dan solidaritas untuk Indonesia usai gempa mematikan di NTT
Rubio: AS bidik kemitraan mineral kritis dan keamanan maritim dengan Indonesia
Di parlemen Australia, PM Albanese tegaskan Indonesia adalah mitra utama terpenting
Türkiye sampaikan ucapan HUT ke-81 RI, tegaskan kedekatan sebagai ‘Saudara dan Sahabat’
Bantu tanggap gempa NTT, Uni Eropa tawarkan akses satelit Copernicus
Gempa dahsyat 7,7 magnitudo guncang Indonesia, Tim SAR bergerak cepat lakukan penyelamatan mendesak
Indonesia dukung aturan pemberitahuan awal uji rudal balistik jarak jauh
Aktivis serukan boikot Sephora setelah umumkan penjualan produk di Israel