DUNIA
2 menit membaca
Mantan pilot Angkatan Udara AS ditangkap karena diduga latih militer China
Gerald Brown, pilot tempur purnawirawan dan mantan kontraktor pertahanan, dituduh memberikan pelatihan pesawat tempur kepada personel Angkatan Udara China tanpa izin pemerintah AS.
Mantan pilot Angkatan Udara AS ditangkap karena diduga latih militer China
FILE: Dua pesawat tempur F-35A Lightning II Angkatan Udara AS terbang di atas Jalan Raya Alaska-Kanada. / Reuters
15 jam yang lalu

Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Rabu mengumumkan penangkapan seorang mantan pilot tempur Angkatan Udara yang diduga melatih personel militer China tanpa otorisasi.

Gerald Brown (65) ditangkap di Indiana setelah baru kembali ke Amerika Serikat dari China, tempat ia berada sejak Desember 2023, menurut pernyataan resmi Departemen Kehakiman AS.

Ia dituduh “bersekongkol dengan warga negara asing untuk memberikan pelatihan pesawat tempur kepada pilot Angkatan Udara China” tanpa lisensi yang diwajibkan dari Departemen Luar Negeri AS, demikian bunyi pernyataan tersebut.

Direktur FBI Kash Patel menulis di platform X: “Ini kasus besar… FBI dan mitra kami telah menangkap mantan pilot Angkatan Udara AS yang diduga melatih pilot militer China.”

Brown memiliki karier selama 24 tahun di Angkatan Udara AS, di mana ia “memimpin unit-unit sensitif yang bertanggung jawab atas sistem pengiriman senjata nuklir, memimpin misi tempur, serta bertugas sebagai instruktur pilot tempur dan instruktur simulator untuk berbagai pesawat tempur dan serang.”

Ia pensiun dari militer pada 1996 dan sempat bekerja sebagai pilot kargo, namun kemudian menjadi kontraktor pertahanan AS yang melatih pilot menerbangkan pesawat A-10 dan jet tempur mutakhir F-35.

Ia diduga mulai menegosiasikan kontrak pada Agustus 2023 dengan Stephen Su Bin — warga negara China yang pernah dipenjara di Amerika Serikat selama empat tahun sejak 2016 dalam kasus spionase terpisah — dan pada Desember 2023 bepergian ke China untuk memulai pekerjaan pelatihan tersebut.

“Pemerintah China terus memanfaatkan keahlian anggota aktif maupun mantan personel angkatan bersenjata AS untuk memodernisasi kemampuan militernya,” kata Roman Rozhavsky, pejabat di Divisi Kontraintelijen dan Spionase FBI.

“Penangkapan ini menjadi peringatan bahwa FBI dan mitra kami tidak akan berhenti untuk meminta pertanggungjawaban siapa pun yang bekerja sama dengan musuh demi merugikan prajurit kami dan membahayakan keamanan nasional,” tambahnya.

SUMBER:AFP
Jelajahi
Prabowo tiba di Abu Dhabi, Indonesia–UEA perkuat kemitraan strategis multisektor
Ancaman ekspansionis Amerika telah memperkuat dorongan Eropa untuk kedaulatan teknologi
Dewan Keamanan PBB menuntut gencatan senjata segera di Sudan, kecam serangan terhadap warga sipil
PM India Modi kunjungi Israel saat ketegangan AS-Iran meningkat
Jenderal AS menyatakan penyesalan setelah Korea Selatan protes latihan udara
Prabowo tiba di Yordania dengan pengawalan jet tempur F-16, bertemu Raja Abdullah hari ini
Menlu tegaskan RI tak berkewajiban setor dana Board of Peace
Perjanjian dagang dengan AS, Indonesia diminta batasi ekspor ke negara yang diboikot
AS sita kapal tanker ketiga bermuatan minyak Venezuela di Samudra Hindia
Kekeringan dorong 6,5 juta warga Somalia ke jurang kelaparan akut: PBB
Sheinbaum pertimbangkan langkah hukum usai Musk kaitkan dirinya dengan kartel narkoba
China desak AS kendalikan diri atas Iran, serukan perdamaian di Ukraina saat Trump menuju Beijing
Usai pembunuhan 'El Mencho', ketakutan meluas di pusat wisata Meksiko menjelang Piala Dunia FIFA
Helikopter militer Iran jatuh di provinsi Isfahan, menewaskan empat orang
Indonesia serukan perdamaian Palestina dan penyelesaian krisis Myanmar di Dewan HAM PBB
Indonesia desak aksi global perlucutan senjata di Forum Jenewa
Perang Rusia di Ukraina melampaui durasi perang Soviet melawan Nazi Jerman
Uni Eropa gagal amankan dukungan AS dan G7 untuk larangan transportasi minyak Rusia
Indonesia pelajari dan siap hadapi pergeseran tarif AS usai putusan Mahkamah Agung
Gempa 7,1 magnitudo guncang Sabah, BMKG pastikan tak berpotensi tsunami