DUNIA
2 menit membaca
Serikat pilot tolak klaim kesalahan manusia dalam kecelakaan Air India
Laporan investigasi tidak menyimpulkan penyebab atau menunjuk pihak yang bertanggung jawab atas tragedi 12 Juni tersebut.
Serikat pilot tolak klaim kesalahan manusia dalam kecelakaan Air India
FOTO FILE: Akibat kecelakaan Air India saat lepas landas, di Ahmedabad / Reuters

Dua asosiasi besar pilot komersial di India menolak klaim bahwa kesalahan manusia menjadi penyebab jatuhnya pesawat Air India yang menewaskan 260 orang, setelah laporan awal investigasi menemukan bahwa sakelar bahan bakar mesin pesawat dalam kondisi mati.

Laporan tersebut, yang dirilis pada Sabtu oleh Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) India, tidak menyampaikan kesimpulan ataupun menyalahkan pihak tertentu terkait tragedi pada 12 Juni, namun mencatat bahwa salah satu pilot sempat bertanya kepada rekannya mengapa ia mematikan aliran bahan bakar—yang dijawab bahwa ia tidak melakukannya.

Tidak ada rincian lebih lanjut yang diungkap terkait percakapan di kokpit antara kedua pilot tersebut.

Indian Commercial Pilots Association (ICPA) menyatakan pihaknya “sangat terganggu oleh narasi spekulatif... khususnya tuduhan ceroboh dan tidak berdasar tentang dugaan bunuh diri oleh pilot.”

“Tidak ada dasar sama sekali untuk klaim seperti itu pada tahap ini,” demikian bunyi pernyataan ICPA pada Minggu, seraya menambahkan bahwa klaim tersebut “sangat tidak sensitif terhadap para korban dan keluarga mereka.”

“Dengan mudah menyebut dugaan bunuh diri pilot tanpa bukti yang diverifikasi merupakan pelanggaran besar terhadap etika jurnalistik dan penghinaan terhadap martabat profesi kami,” tegas ICPA.

Temuan awal itu telah memicu spekulasi dari beberapa pakar penerbangan independen, yang menyebut tindakan disengaja atau kelalaian oleh awak kokpit bisa jadi penyebab jatuhnya pesawat Boeing 787-8 Dreamliner tujuan London yang lepas landas dari Ahmedabad, India barat.

ICPA merespons dugaan para pakar bahwa sakelar kendali bahan bakar mesin hanya bisa dimatikan secara manual dan disengaja.

Airline Pilots’ Association of India (ALPA India), serikat lain yang mewakili sekitar 800 pilot, juga mengecam biro investigasi atas “kurangnya transparansi” dalam proses penyelidikan. Mereka menilai pihak-pihak yang terlibat dalam investigasi bukan tenaga ahli yang tepat.

“Kami merasa bahwa penyelidikan diarahkan dengan asumsi bahwa para pilot bersalah, dan kami sangat menolak pendekatan ini,” ujar Presiden ALPA India, Sam Thomas, dalam pernyataan yang dirilis Sabtu.

ALPA, yang mengklaim memiliki 100.000 anggota di seluruh dunia, juga meminta kepada AAIB untuk dilibatkan sebagai “pengamat guna memastikan transparansi dalam investigasi.”

Kecelakaan tersebut menewaskan 241 dari 242 orang di dalam pesawat, serta 19 orang lainnya yang berada di daratan.

SUMBER:AFP
Jelajahi
Presiden China Xi dukung pengiriman 'normal' di Selat Hormuz dalam pembicaraan dengan putra mahkota Arab Saudi
Tentara Israel peringatkan warga Lebanon Selatan hindari area perbatasan meskipun gencatan senjata
Trump sebut delegasi AS akan ke Pakistan, ancam Iran atas pelanggaran gencatan
Bagaimana kekuatan lobi pro-Israel terus mengendalikan Demokrat di AS
China mendesak AS untuk hentikan serangan terhadap fasilitas nuklir damai
Kapal perang AS lintasi Selat Malaka, TNI AL tegaskan kepatuhan hukum internasional
Pakistan menandakan Iran akan hadiri perundingan kedua meskipun ketegangan dengan AS meningkat
Iran menyerang kapal-kapal AS sebagai balasan atas penyitaan kapal kargo: Laporan
KJRI Karachi fasilitasi pemulangan 3 ABK WNI korban insiden kapal di Laut Arab
Kemarahan pecah usai tentara Israel terekam menghancurkan patung Yesus di selatan Lebanon
Di Forum IPU Istanbul, Indonesia kutuk keras serangan Israel ke Gaza dan Lebanon
Indonesia kecam serangan terhadap pasukan UNIFIL Prancis di Lebanon
Eskalasi konflik di Lebanon, DPR desak pemerintah pastikan keselamatan ratusan WNI
Indonesia serukan perdamaian permanen di tengah gencatan senjata Lebanon-Israel
Presiden Erdogan sebut tatanan global di ‘ambang bahaya’, serukan diplomasi dan stabilitas
Menlu Türkiye, Mesir, Pakistan, dan Arab Saudi gelar pertemuan di Forum Diplomasi Antalya 2026
Indonesia dukung upaya diplomasi AS-Iran untuk capai kesepakatan
Pertamina masih upayakan pembebasan dua tanker di Teluk Persia di tengah ketegangan AS-Iran
Pengadilan Australia bebaskan bersyarat tentara yang digugat atas kejahatan perang di Afghanistan
Menlu Türkiye Fidan bertemu PM Pakistan Sharif di tengah upaya gencatan AS-Iran jelang ADF 2026