Empat negara anggota Quad—Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan India—kembali menegaskan komitmen mereka untuk memperdalam kerja sama dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Langkah ini dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pengaruh di kawasan Indo-Pasifik yang semakin dinamis.
Dalam pertemuan tingkat menteri luar negeri yang berlangsung di Manila pada Rabu, keempat negara tersebut menyampaikan tekad untuk mendukung peran sentral ASEAN dalam arsitektur kawasan, menurut laporan Antara yang mengutip Kyodo News.
Melalui pernyataan bersama, mereka menekankan pentingnya memperluas kolaborasi dengan ASEAN dan negara-negara anggotanya sebagai mitra strategis komprehensif.
Fokus kerja sama diarahkan pada sejumlah sektor kunci, termasuk keamanan maritim dan lintas negara, ketahanan ekonomi, pengembangan teknologi kritis dan baru, serta peningkatan kapasitas dalam bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Upaya ini juga sejalan dengan implementasi Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik yang menitikberatkan pada stabilitas dan kemakmuran kawasan.
Pertemuan di Manila ini berlangsung tidak lama setelah pertemuan serupa di New Delhi pada akhir Mei 2026, yang menandai intensifikasi koordinasi diplomatik di antara negara-negara Quad.
Sejumlah agenda lanjutan juga tengah disiapkan, termasuk rencana penyelenggaraan KTT pemimpin Quad yang sebelumnya telah diusulkan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sejak 2024.
Meski tidak berstatus sebagai aliansi keamanan formal, Quad kerap dipersepsikan sebagai platform strategis untuk menyeimbangkan pengaruh China di kawasan Indo-Pasifik. Pandangan ini juga memicu respons dari Beijing, yang menilai inisiatif tersebut sebagai upaya pembentukan koalisi untuk membendung peran China.
Di sisi lain, dinamika hubungan antaranggota Quad sempat memengaruhi agenda mereka. Rencana KTT pemimpin di India tahun lalu terpaksa dibatalkan menyusul ketegangan hubungan antara Washington dan New Delhi terkait pembelian minyak Rusia oleh India di tengah konflik Ukraina.
Dengan latar geopolitik yang terus berkembang, penguatan kemitraan Quad dengan ASEAN dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas kawasan, sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas bagi negara-negara Asia Tenggara.























