DUNIA
2 menit membaca
Butuh lebih dari Rp51 triliun untuk pemulihan pascabanjir Sumatera
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kondisi di sejumlah wilayah masih serius, dengan sawah, bendungan, dan banyak rumah warga terdampak.
Butuh lebih dari Rp51 triliun untuk pemulihan pascabanjir Sumatera
Indonesia menyatakan lebih dari Rp51 triliun dana pemulihan diperlukan pascabanjir Sumatera. / Reuters

Pulau Sumatera membutuhkan dana rekonstruksi dan pemulihan sebesar Rp51,82 triliun atau sekitar (US$3,11 miliar) setelah serangkaian banjir mematikan, menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Korban tewas akibat banjir dan longsor yang dipicu siklon telah mencapai 950 orang hingga Senin, sementara 274 lainnya masih hilang, berdasarkan data resmi BNPB. Badai tersebut juga menyebabkan sekitar 200 kematian di Thailand selatan dan Malaysia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, mengatakan kebutuhan dana pemulihan di tiga provinsi—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—kemungkinan masih akan bertambah seiring proses pendataan kerusakan.

Dari tiga provinsi terdampak, Aceh membutuhkan dana terbesar, yakni total Rp25,41 triliun, kata Suharyanto dalam rapat kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Aceh, Minggu malam.

Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing memerlukan Rp12,88 triliun dan Rp13,52 triliun, tambahnya.

Proses rekonstruksi akan segera dimulai di sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang kondisinya relatif lebih pulih, ujarnya.

“Jadi, wilayah yang sudah lebih baik dapat mulai masuk tahap rekonstruksi. Kami akan memindahkan warga yang tinggal di pos pengungsian ke hunian sementara,” kata Suharyanto tanpa menyebutkan waktu pelaksanaannya.

Hunian sementara itu merupakan bangunan kayu seluas 40 meter persegi yang dibangun pemerintah bagi warga terdampak bencana.

“Pada tahap berikutnya, mereka akan dipindahkan ke hunian permanen yang dibangun oleh Kementerian Perumahan,” lanjutnya.

Menanggapi perkiraan awal kebutuhan pemulihan, Prabowo mengatakan hitungannya “kurang lebih sama”, namun tidak merinci apakah ia akan menyetujui anggaran tersebut atau tidak.

“Intinya kita punya kapasitas, dan kita akan menanganinya secara cermat serta melakukan yang terbaik,” kata Prabowo.

“Para kepala daerah melaporkan bahwa ada cukup banyak rumah yang harus kita bantu untuk dibangun kembali,” ujarnya.

“Di beberapa lokasi, tantangan masih ada,” katanya, seraya menambahkan bahwa distribusi obat-obatan dan pakaian kepada warga juga harus menjadi prioritas.

TerkaitTRT Indonesia - Korban tewas banjir–longsor Sumatera capai 950 jiwa, BNPB: data bisa bertambah
SUMBER:Reuters
Jelajahi
Bandara Helsinki kembali beroperasi usai penutupan sementara akibat peringatan drone
Elon Musk melakukan perjalanan ke China bersama Trump tanpa izin hakim di tengah sidang OpenAI
Rusia bombardir Kiev dengan rudal dan drone, harapan damai kian memudar
Trump dan Xi bersiap lanjutkan pertemuan hari kedua usai peringatan soal Taiwan dan perang Iran
Xi dan Trump sepakat perkuat koordinasi saat China dorong de-eskalasi perang Iran
Perang Iran dan lonjakan energi jadi fokus pertemuan BRICS di India
Menlu Sugiono dorong BRICS agar lebih aktif jaga perdamaian dunia
Xi menolak untuk kirim senjata ke Iran selama pembicaraan di Beijing: Trump
Putaran baru pembicaraan perdamaian Israel-Lebanon dibuka di Washington: para diplomat
Dapatkah Trump dan Xi mencapai kesepakatan di dunia yang terpecah-belah?
Iran dan UEA bentrok di Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di New Delhi
Xi dan Trump sepakat 'Selat Hormuz harus tetap terbuka,' ujar Gedung Putih usai KTT AS-China
Pejabat: Ibu kota Ukraina Kiev diserang besar-besaran oleh Rusia
Xi: AS dan China sepakat menjalin hubungan strategis yang 'konstruktif dan stabil'
India menghindari untuk kecam AS dan Israel dalam pertemuan BRICS
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama keselamatan transportasi
UEA salurkan bantuan Rp3,3 miliar untuk 162 jemaah haji Indonesia
Menkeu respons kekhawatiran pengusaha China terkait kebijakan investasi Indonesia
Indonesia hadiri pertemuan Menlu BRICS di India, konflik Iran dan energi global jadi sorotan
Xi Jinping menerima kunjungan Donald Trump dalam KTT Beijing di tengah konflik Iran