ASIA
2 menit membaca
Thailand tuding Kamboja langgar gencatan senjata untuk kedua kalinya dalam dua hari
Bentrok baru di perbatasan mengancam perjanjian damai yang ditengahi Malaysia dan dapat menghambat negosiasi perdagangan yang dipimpin AS, sementara kedua pihak saling menyalahkan dan ketegangan terus memanas.
Thailand tuding Kamboja langgar gencatan senjata untuk kedua kalinya dalam dua hari
Gencatan senjata berlaku setelah lima hari pertempuran sengit yang menewaskan 43 orang dan menyebabkan lebih dari 300.000 warga sipil mengungsi. / Reuters

Militer Thailand menuduh pasukan Kamboja melanggar kesepakatan gencatan senjata di tiga titik berbeda di sepanjang perbatasan yang disengketakan pada Rabu, dan memperingatkan bahwa agresi berkelanjutan bisa memaksa Thailand mengambil langkah balasan yang lebih tegas.

Tuduhan ini muncul kurang dari dua hari setelah kedua pemerintah menyepakati gencatan senjata yang ditengahi oleh Malaysia dan mulai berlaku sejak tengah malam Senin. Kesepakatan itu bertujuan mengakhiri konflik paling mematikan antara kedua negara dalam lebih dari satu dekade, setelah lima hari pertempuran sengit.

Setidaknya 43 orang tewas dan lebih dari 300.000 warga sipil di kedua sisi perbatasan terpaksa mengungsi akibat bentrokan.

Gencatan senjata tercapai berkat upaya diplomatik yang intensif dari Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden AS Donald Trump. Trump sebelumnya telah memperingatkan para pemimpin Thailand dan Kamboja bahwa negosiasi dagang tidak akan berlanjut jika pertempuran masih berlangsung.

Thailand dan Kamboja saat ini menghadapi tarif sebesar 36 persen atas produk mereka di pasar ekspor terbesar, Amerika Serikat, kecuali jika berhasil menegosiasikan pengurangan tarif tersebut.

Setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai, Trump mengatakan dirinya telah berbicara dengan kedua pemimpin dan memerintahkan tim dagangnya untuk melanjutkan pembicaraan tarif.

TerkaitTRT Global - Penjelasan: Apa yang menyebabkan ketegangan perbatasan antara Thailand dan Kamboja?

Pada Rabu, Thailand menyatakan pasukan Kamboja menembaki posisi militer di Provinsi Sisaket, timur laut Thailand, yang berbatasan langsung dengan wilayah utara Kamboja.

“Pasukan Kamboja menggunakan senjata ringan dan pelontar granat, sehingga Thailand membalas dalam rangka membela diri,” ujar juru bicara militer Thailand, Mayor Jenderal Winthai Suvaree kepada wartawan.

“Ini adalah insiden kedua sejak kesepakatan dicapai dan menunjukkan sikap yang tidak menghormati perjanjian, merusak upaya deeskalasi, dan menghambat pembangunan kepercayaan antara kedua negara.”

Kamboja membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tetap berkomitmen pada gencatan senjata serta menyerukan pengawasan internasional.

“Kamboja dengan tegas menolak tuduhan pelanggaran gencatan senjata karena tidak benar, menyesatkan, dan merusak proses membangun kepercayaan yang masih rapuh,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Kamboja, Chum Sounry, dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa pemerintah mendukung mekanisme pemantauan dan pengawasan independen.

Gencatan senjata yang disepakati juga mencakup penghentian pergerakan pasukan dan membuka jalan bagi pertemuan tingkat tinggi militer yang melibatkan menteri pertahanan dari kedua negara pada 4 Agustus mendatang di Kamboja.

Hingga kini belum ada laporan tembakan artileri berat, namun juga belum ada tanda-tanda penarikan pasukan dari kedua belah pihak.

SUMBER:Reuters
Jelajahi
Indonesia kaji ulang bebas visa ASEAN usai penggerebekan markas judi online di Jakarta
7 WNI tewas dalam kecelakaan kapal di perairan Malaysia, 7 masih hilang
Prabowo saksikan penyelamatan kekayaan negara Rp10,27 triliun dan 2,37 juta hektare kawasan hutan
Eks Mendikbud Nadiem dituntut 18 tahun penjara atas kasus pengadaan Chromebook
Satgas Kehutanan tangkap 7 WNA China terkait penambangan emas ilegal di Papua Tengah
Antisipasi Hantavirus: Pemerintah RI siagakan 51 balai karantina, perketat skrining kedatangan
Menkeu Purbaya targetkan ekonomi RI tumbuh di atas 5,5 persen hingga kuartal IV
14 WNI hilang usai kapal migran tenggelam di Perairan Malaysia
Banjir melanda delapan wilayah di Sulawesi Tenggara, 8.616 warga terdampak
TNI AU tingkatkan kemampuan perang siber hadapi ancaman digital modern
14 masih hilang usai kapal migran dari Indonesia tenggelam di perairan Malaysia
Misinformasi terkait vaksin picu lonjakan kasus campak di Indonesia
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Asia bersiap menghadapi gelombang kedua guncangan energi akibat perang Iran
TNI AL terima KRI Canopus-936, perluas kapasitas penyelamatan kapal selam
Ratifikasi kesepakatan berbagi minyak ASEAN ditargetkan rampung sebelum KTT ke-49
Presiden Prabowo tingkatkan akses telekomunikasi digital di Pulau Miangas
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra dibebaskan dari penjara dengan pembebasan bersyarat
China jatuhkan hukuman mati bersyarat kepada dua mantan menteri pertahanan karena korupsi
Presiden Prabowo ajak ASEAN percepat jaringan energi dan ketahanan pangan kawasan