PERANG GAZA
2 menit membaca
Pemerintah Israel setujui pembangunan 100+ unit permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Pada Maret 2024, parlemen Israel menyetujui "Pembatalan Undang-Undang Penarikan Diri", membuka kembali pintu bagi para penyerang Yahudi ilegal untuk kembali ke daerah-daerah yang dievakuasi.
Pemerintah Israel setujui pembangunan 100+ unit permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
"Ini akan mencakup 126 rumah permanen, dan kelak akan menjadi kota di Israel," kata Yossi Dagan. / AA

Israel telah menyetujui pembangunan 126 unit permukiman ilegal lagi di Jenin di bagian utara Tepi Barat yang diduduki, lapor media setempat.

“Dua puluh tahun setelah pengosongan, sebuah rencana telah disetujui untuk membangun 126 rumah permanen di permukiman Sanur,” Channel 12 mengatakan pada hari Rabu (29/4).

Langkah ini menandai dorongan baru untuk memperluas aktivitas permukiman ilegal di daerah tersebut, yang sebelumnya dikosongkan sebagai bagian dari rencana penarikan diri Israel tahun 2005.

Yossi Dagan, kepala dewan regional yang mewakili permukiman di Tepi Barat utara, mengatakan Sanur “akan dibangun kembali”.

“Akan mencakup 126 rumah permanen, dan di masa depan akan menjadi sebuah kota di Israel,” tambahnya.

Dorongan baru ini mengikuti sebuah upacara publik yang diadakan pada hari Minggu di mana pejabat Israel menyatakan “kebangkitan” Sanur.

Acara tersebut dihadiri oleh anggota senior pemerintahan Israel, termasuk Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, dan Yossi Dagan, kepala Dewan Permukiman di Tepi Barat utara.

Sanur adalah salah satu dari empat koloni di utara Tepi Barat yang diduduki, bersama Homesh, Ganim, dan Kadim, yang dikosongkan pada 2005 ketika Israel menghapus pemukiman dan instalasi militernya dari Gaza dan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki.

Pada Maret 2024, parlemen Israel memilih untuk mencabut undang-undang penarikan diri dengan mengesahkan legislasi yang dikenal sebagai “Pembatalan Undang-Undang Disengagement”, membuka kembali pintu bagi pemukim ilegal untuk kembali ke wilayah yang dikosongkan.

Pihak berwenang Palestina berulang kali menyerukan kepada komunitas internasional untuk menekan Israel agar menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat yang diduduki, yang menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.

Sejak Israel melancarkan genosida di Gaza pada 7 Oktober 2023, pejabat Palestina mengatakan langkah-langkah Israel yang bertujuan menganeksasi Tepi Barat yang diduduki telah meningkat, termasuk pembongkaran rumah, pemindahan paksa, dan perluasan permukiman.

TerkaitTRT Indonesia - OKI desak Dewan Keamanan PBB wujudkan gencatan senjata Gaza jadi 'perdamaian yang adil dan abadi'
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Microsoft hapus penunjukan Israel dan perbarui peta untuk Tepi Barat yang diduduki
Bagaimana para peneliti membangun kasus yang tak terbantahkan tentang penyiksaan seksual oleh Israel terhadap tahanan Palestina
Türkiye, tujuh negara mengecam Israel atas pelanggaran di Al-Aqsa, dan perluasan permukiman ilegal
Pemukim ilegal Israel serang petani Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Israel membunuh lima termasuk anak-anak dalam serangan terhadap Masjid di Beit Lahia
Kemlu kecam pemasangan spanduk provokatif Israel di reruntuhan RS Indonesia Gaza
Uni Eropa terpecah soal menghentikan perjanjian dengan Israel: siapa di pihak mana?
Israel pampang bendera dan spanduk provokatif di RS Indonesia Gaza yang sudah hancur total
Berikut 4 hal yang perlu diketahui soal mandeknya rencana perdamaian Gaza
Rekonstruksi Gaza diperkirakan akan menelan biaya lebih dari $71 miliar: laporan UE-PBB
Rasa bersalah: Beberapa tentara Israel mengaku ketidaknyamanan moral setelah melakukan genosida
Indonesia kembali kirim 500 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza
Utusan Iran di PBB sebut blokade Amerika sebagai ‘tindakan agresi’
Enam bulan setelah gencatan senjata, serangan Israel terus berlanjut
Menteri sayap kanan Israel kecam kanselir Jerman soal peringatan aneksasi ilegal Tepi Barat
Gaza hadapi kekurangan tepung parah, pasokan jauh di bawah kebutuhan
Israel membunuh 5 warga Palestina, termasuk siswa kelas 3, dalam serangan di Gaza
Negara-Arab kecam keras penyerbuan menteri ekstremis Israel ke Masjid Al-Aqsa
Palestina menyerukan aksi dan sanksi internasional usai serangan mematikan pemukim ilegal Israel
Ribuan massa di Jakarta desak pembukaan Al-Aqsa, soroti hukuman mati Israel untuk warga Palestina