Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani mengatakan terdapat penyesuaian operasional pada beberapa rute dan layanan.
“Terdapat penyesuaian operasional pada beberapa rute dan layanan Transjakarta di jam sibuk Jumat pagi,” kata Ayu, seperti dikutip Antara, Jumat (20/2).
Sejumlah rute yang dihentikan sementara antara lain 1C (Blok M–Pesanggrahan) dan 8E (Blok M–Bintaro Kodam) akibat banjir di Jalan Haji Gari di kedua arah.
Layanan Mikrotrans JAK 32 (Petukangan–Lebak Bulus) dan JAK 49 (Lebak Bulus–Cipulir) juga dihentikan sementara. Penghentian dilakukan karena Jalan Bintaro Permai (Haji Gari) dan Ciledug Raya (ITC Cipulir) terendam banjir.
Sejumlah rute dialihkan dan diperpendek
Selain penghentian sementara, TransJakarta juga melakukan pengalihan rute 1M (Blok M–Meruya) akibat banjir setinggi sekitar 50 sentimeter di Jalan Swadarma Raya.
Rute 5N (Kampung Melayu–Ragunan) turut dialihkan karena luapan sungai di jalur Pasar Kambing.
Sementara itu, layanan Mikrotrans JAK 22 (Dwikora–Penas Kalimalang) diperpendek akibat genangan setinggi 30–40 sentimeter di Simpang Cawang.
Pengalihan juga berlaku untuk sejumlah rute Mikrotrans lainnya, yakni JAK 27 (Pulogebang–Rorotan), JAK 37 (Cililitan–Condet via Kayu Manis), JAK 40 (Pulogebang–Pasar Modern), JAK 71 (Kampung Rambutan–Pinang Ranti), dan JAK 95 (Lebak Bulus–Terminal Pasar Minggu).
Ayu mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terbaru sebelum berangkat. Ia juga meminta masyarakat tetap berhati-hati di jalan serta memastikan kembali rute perjalanan agar tetap aman dan nyaman.



















