DUNIA
3 menit membaca
Rencana bebas visa turis asing ke Indonesia dipangkas jadi 8 negara
Kementerian Pariwisata merevisi usulan awal demi menjaga keseimbangan antara target kunjungan wisatawan dan aspek keamanan imigrasi.
Rencana bebas visa turis asing ke Indonesia dipangkas jadi 8 negara
Pemeriksaan kesehatan bagi penumpang di bandara. / Reuters

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi mengubah usulan penambahan daftar negara penerima Bebas Visa Kunjungan (BVK) ke Indonesia menjadi skema "7+1" atau total 8 negara. Keputusan ini diambil setelah melalui rangkaian pembahasan intensif antar-lembaga pemerintah, menyusut dari rencana awal yang sempat mengemuka.

Juru Bicara sekaligus Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenpar, Nia Niscaya, menegaskan bahwa kemudahan dokumen keimigrasian merupakan instrumen krusial dalam menciptakan kelancaran perjalanan (seamlessness) bagi wisatawan asing.

“Perlu kita luruskan. Kami mengusulkannya tadinya 20 negara, tapi dalam pembahasan itu dikurangi. Akhirnya kita mengeluarkan 7+. Tujuh itu di dalamnya ada permanent resident (PR) Singapura," ujar Nia Niscaya dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis (25/6).

Formula 3S: Landasan Pemilihan Negara

Dalam merumuskan daftar negara potensial, Kemenpar menerapkan tiga indikator utama yang disebut 3S, yaitu size (ukuran pasar), spending (daya beli), dan sustainability (keberlanjutan).

  • Size melihat rekam jejak volume kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) asal negara tersebut ke Indonesia dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun terakhir.

  • Spending mengukur rata-rata besaran uang yang dihabiskan para pelancong selama berlibur di tanah air.

  • Sustainability menitikberatkan pada aspek pertumbuhan pasar jangka panjang yang stabil.

Meski demikian, Nia mengingatkan bahwa Kemenpar tidak memegang keputusan akhir. Regulasi ini masih digodok dalam forum bersama Direktorat Jenderal Imigrasi di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Riwayat Usulan dan Antisipasi Geopolitik

Sebelumnya pada awal Juni lalu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sempat memaparkan skema "8+1" dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI. Kebijakan pelonggaran visa ini awalnya dirancang sebagai strategi adaptif untuk memitigasi dampak ketegangan geopolitik global, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Dalam dokumen usulan awal tersebut, negara-negara yang dibidik meliputi Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, India, serta perluasan bagi pemegang status permanent resident di Singapura. Sementara itu, wilayah seperti Belarusia, Kazakhstan, dan Makau muncul atas inisiatif mandiri dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Lampu Kuning dari Otoritas Imigrasi

Rencana pelonggaran ini tidak berjalan tanpa catatan. Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, secara terbuka meminta agar usulan BVK dievaluasi total.

Pihak Imigrasi berkaca pada rekam jejak kebijakan serupa yang pernah diterapkan sepanjang tahun 2015 hingga 2024 bagi 165 negara. Berdasarkan data evaluasi, fasilitas bebas visa massal tersebut dinilai tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan devisa negara.

Sebaliknya, pengetatan justru diperlukan guna memitigasi risiko masuknya pelancong asing yang tidak berkualitas atau berpotensi melanggar hukum di Indonesia. Saat ini, publik dan pelaku industri pariwisata nasional masih menunggu keputusan akhir dari para menteri terkait untuk melihat formula terbaik yang akan diterapkan.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Replika masjid dibakar di Irlandia Utara, polisi selidiki dugaan kejahatan kebencian
Rusia klaim tembak jatuh 376 drone Ukraina, serangan picu kebakaran di fasilitas minyak
Kemlu siapkan revitalisasi museum Konferensi Asia-Afrika, fokus pada digitalisasi arsip
20 negara dengan populasi terbesar di dunia
Mediator regional desak AS-Iran meredakan ketegangan dan hidupkan kembali pembicaraan nuklir
Kylian Mbappe cetak gol ke-8 di Piala Dunia, Prancis sukses mengalahkan Maroko 2-0
Indonesia dorong integrasi ekonomi halal D-8 saat KTT ditunda akibat ketegangan Timur Tengah
Menlu Sugiono tegaskan dukungan Indonesia atas multilateralisme di tengah fragmentasi global
Indonesia resmikan B50, konsumsi sawit naik dan warga mulai beralih ke biodiesel
Indonesia serukan deeskalasi di tengah eskalasi serangan AS–Iran di Selat Hormuz
Iran: 14 orang tewas dalam serangan AS di 5 provinsi, operasi kereta api Teheran-Mashhad dihentikan
Keberpihakan dan kontroversi: membayangi Piala Dunia FIFA 2026
TRT menyajikan liputan global untuk KTT NATO
Tanker Pertamina Pride lolos dari Selat Hormuz, bawa 2 juta barel minyak
Türkiye pamerkan kekuatan pertahanan di panel KTT NATO di Ankara
Jerman puji peran strategis Türkiye dalam menjaga stabilitas kawasan di KTT NATO Ankara
Ukir sejarah, atlet panjat tebing Indonesia Desak Rita rebut peringkat satu dunia
Indonesia gandeng Rusia perkuat kemitraan manufaktur di INNOPROM 2026
Trump sebut gencatan dengan Iran 'berakhir' usai serangan baru, tetapi negosiasi dapat berlanjut
Pemimpin NATO membuka hari terakhir KTT di Ankara berfokus pada Arktik, Iran, dan Ukraina