BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
IsDB siapkan strategi kemitraan $2,56 miliar untuk dukung transformasi ekonomi Indonesia
Kemitraan ini turut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi tenaga profesional Indonesia dan memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi. Dengan menggabungkan pengalaman Indonesia dan jaringan IsDB.
IsDB siapkan strategi kemitraan $2,56 miliar untuk dukung transformasi ekonomi Indonesia
Peluncuran Member Country Partnership Strategy (MCPS) tersebut berlangsung di Jakarta pada Kamis (8/10). / Dok. Kemenkeu

Islamic Development Bank (IsDB) Group meluncurkan strategi kemitraan Indonesia periode 2026–2030 dengan indikasi pendanaan senilai $2,56 miliar. Program ini diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi Indonesia melalui penguatan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Peluncuran Member Country Partnership Strategy (MCPS) tersebut berlangsung di Jakarta pada Kamis (8/10), bersamaan dengan kunjungan Presiden IsDB Group Muhammad Al Jasser.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut strategi tersebut sebagai langkah untuk memperkuat kemitraan jangka panjang Indonesia dan IsDB serta mendukung agenda pembangunan nasional.

“Hari ini, kita meluncurkan strategi kemitraan Indonesia–IsDB untuk periode 2026 hingga 2030. Langkah ini menandai komitmen baru dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia dan mendorong kemakmuran bersama di antara negara-negara anggota IsDB,” kata Suahasil.

Ia mengatakan Indonesia telah menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Ke depan, upaya tersebut perlu didukung peningkatan produktivitas, investasi yang lebih berkualitas, serta perluasan kesempatan bagi masyarakat.

Mitra utama negara Muslim

Presiden IsDB Group Muhammad Al Jasser menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra utama lembaganya. Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di antara anggota IsDB serta pemegang saham terbesar kelima. Ia juga mengapresiasi kepercayaan Indonesia dalam mendukung berbagai proyek infrastruktur.

Al Jasser menjelaskan bahwa MCPS 2026–2030 memiliki indikasi pendanaan sekitar $2,56 miliar. Nilai tersebut masih bersifat indikatif dan dapat ditingkatkan apabila pelaksanaan proyek yang telah masuk dalam daftar persiapan berjalan dengan baik.

“Melalui peluncuran MCPS, kami kembali menegaskan tekad untuk memperluas dukungan. Strategi ini mengindikasikan pendanaan sekitar $2,56 miliar, meskipun angka tersebut belum final. Apabila pelaksanaan proyek yang saat ini masuk dalam daftar persiapan berjalan dengan baik, pendanaan dapat ditingkatkan dan cakupan dukungan diperluas ke lebih banyak proyek,” ujar Al Jasser.

Suahasil mengapresiasi IsDB, Bappenas, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan kemitraan tersebut. Ia berharap strategi ini dapat memperluas peluang ekonomi, meningkatkan kesejahteraan, dan mendorong kemakmuran yang lebih merata.

TerkaitTRT Indonesia - Realisasi investasi RI capai Rp1.931 triliun, Prabowo optimistis ekonomi sentuh 6 persen

SUMBER:TRT Indonesia