PERANG GAZA
1 menit membaca
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Survei tersebut menemukan bahwa median global 67 persen orang dewasa memandang Israel secara tidak menguntungkan, sementara 25 persen memiliki pandangan yang menguntungkan.
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Mayoritas masyarakat di sebagian besar negara yang disurvei menyatakan kurang atau tidak percaya bahwa Netanyahu. / Reuters

Mayoritas penduduk di 36 negara memandang Israel secara tidak menguntungkan dan kurang percaya pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menurut survei baru oleh Pew Research Center.

Survei tersebut, dirilis pada Kamis dan dilakukan antara 8 Februari - 13 Mei 2026, menemukan bahwa median global sebesar 67 persen orang dewasa memandang Israel secara tidak menguntungkan, sementara 25 persen memiliki pandangan menguntungkan.

Pandangan terutama negatif di negara-negara mayoritas Muslim yang disurvei, termasuk Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Türkiye, Tepi Barat yang diduduki, dan Yerusalem Timur.

Mayoritas di sebagian besar negara yang disurvei mengatakan mereka memiliki sedikit atau tidak sama sekali kepercayaan bahwa Netanyahu akan melakukan hal yang benar terkait urusan dunia, kata survei itu.

Kenya dan Filipina adalah satu-satunya negara di mana lebih dari separuh publik menyatakan kepercayaan pada perdana menteri Israel, tambahnya.

Pandangan tidak menguntungkan terhadap Israel meningkat di 13 dari 24 negara tempat data tren tersedia sejak 2025, kata Pew.

TerkaitTRT Indonesia - Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
SUMBER:TRT World & Agencies