Ratusan warga Jakarta berunjuk rasa menuju Kedubes AS, protes serangan AS–Israel ke Iran

Ratusan demonstran menggelar aksi menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk memprotes serangan militer AS dan Israel terhadap Iran yang memicu eskalasi ketegangan di Timur Tengah.

By
Aksi protes di luar kedutaan besar AS di Jakarta. / Reuters

Ratusan orang menggelar aksi demonstrasi menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Senin (9/3). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dilaporkan Anadolu Agency, para demonstran membawa spanduk dan meneriakkan slogan yang mengecam kebijakan Washington dan Tel Aviv terkait serangan tersebut.

Massa juga mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak guna mencegah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, para peserta aksi meminta pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dan aktif mendorong jalur diplomasi guna menghentikan kekerasan serta menjaga perdamaian di kawasan.

Pemerintah Indonesia sebelumnya juga menyampaikan seruan kepada Amerika Serikat dan Israel agar menghentikan serangan terhadap Iran. Jakarta juga meminta Teheran menahan diri dan tidak menargetkan negara-negara Teluk di tengah meningkatnya ketegangan regional.

“Kami menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya larangan penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah suatu negara,” kata Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam pernyataan resminya.

Ketegangan kawasan meningkat

Situasi di Timur Tengah memanas sejak serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 150 siswi sekolah, serta sejumlah pejabat militer senior.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan drone dan rudal yang menargetkan pangkalan militer, fasilitas diplomatik, serta personel Amerika Serikat di berbagai negara di kawasan, selain juga menyerang sejumlah kota di Israel.

Sedikitnya tujuh personel militer AS dilaporkan tewas dalam serangan balasan tersebut.