TÜRKİYE
1 menit membaca
Erdogan telepon pemimpin Indonesia, Malaysia dan Armenia dalam rangka Idul Adha
Erdogan membahas perdamaian regional, hubungan bilateral, dan kerja sama dengan Subianto, Ibrahim dan Pashinyan.
Erdogan telepon pemimpin Indonesia, Malaysia dan Armenia dalam rangka Idul Adha
Erdogan menekankan pentingnya normalisasi menyeluruh di Kaukasus Selatan. / AA

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan mengadakan serangkaian panggilan telepon dengan para pemimpin Armenia, Indonesia, dan Malaysia dalam rangka merayakan Idul Adha. Dalam pembicaraan tersebut, mereka membahas hubungan bilateral serta perkembangan regional dan global, menurut pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turkiye.

Dalam panggilan yang diinisiasi oleh Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada hari Kamis, kedua pemimpin saling bertukar ucapan selamat hari raya dan meninjau dialog yang sedang berlangsung antara Turkiye dan Armenia.

Erdogan menekankan pentingnya normalisasi yang komprehensif di kawasan Kaukasus Selatan dan negosiasi damai antara Armenia dan Azerbaijan, serta menyatakan kepuasannya atas kontak yang terus berlanjut antara Ankara dan Yerevan.

Pada hari yang sama, Presiden Turkiye juga berbicara secara terpisah dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Dalam kedua panggilan tersebut, Erdogan menyoroti hubungan yang kuat dan terus berkembang antara Turkiye dan kedua negara Asia Tenggara tersebut, khususnya di bidang energi, kesehatan, pendidikan, dan industri pertahanan.

Erdogan menegaskan kembali komitmen Turkiye untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia dan Malaysia. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Idul Adha dan menekankan pentingnya solidaritas di antara negara-negara Muslim dalam menghadapi tantangan global.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
Indonesia–Türkiye perkuat kerja sama ketenagakerjaan, komisi bersama perdana digelar di Jakarta
Türkiye target perluas jejak dagang di ASEAN usai raih status mitra dialog
Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas peluang kerja sama setelah resmi jadi Mitra Dialog
Presiden Erdogan: Perlawanan 15 Juli tak tertandingi dalam sejarah demokrasi global
Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta
Peringatan kudeta gagal 15 Juli digelar di Jakarta, panel soroti ketahanan demokrasi Türkiye
Sepuluh tahun, sepuluh suara: Bagaimana kudeta 15 Juli tetap berada di hati warga negara Türkiye
10 tahun setelah kudeta gagal, Erdogan: Türkiye kini lebih kuat dan bersatu
Peristiwa 15 Juli membuktikan Türkiye tidak akan pernah tunduk pada teroris: Menlu Fidan
Erdogan: Gagalnya kudeta 2016 menjadi "deklarasi kemerdekaan" bagi Abad Türkiye
Upaya kudeta yang digagalkan pada 15 Juli: Korban FETO 253 tewas
Kegagalan upaya kudeta 2016 bentuk masa depan Türkiye: Burhanettin Duran
Türkiye peringati 10 tahun kegagalan kudeta 15 Juli, kata Yilmaz
Türkiye menandai 10 tahun upaya kudeta FETO yang gagal
Mehter: Grup musik militer era Ottoman Türkiye dan mengapa menjadi tema konferensi NATO di Ankara
Apa itu sanksi CAATSA dan bagaimana pencabutannya oleh AS akan menguntungkan Türkiye
Presiden Türkiye Erdogan memuji suksesnya KTT NATO, berterima kasih kepada peserta dan penyelenggara
Erdogan: KTT NATO Ankara sebagai 'keberhasilan bersejarah' saat kerja sama pertahanan mendominasi
Pertemuan Trump-Erdogan: AS akan mencabut sanksi terhadap Türkiye, keputusan soal F-35 segera