Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid mengatakan pemerintah berkomitmen memastikan konektivitas internet di Aceh pulih dalam beberapa hari ke depan.
Hal itu disampaikannya saat meninjau wilayah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (28/12). “Target kami memastikan koneksi internet kembali pulih sebelum tahun berganti,” kata Meutya dikutip dari RRI.
Meutya menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran kabinet terkait kebencanaan untuk mempercepat pemulihan di masing-masing sektor sebelum akhir tahun. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital hadir langsung di Aceh bersama operator seluler, yakni Telkomsel, XLSMART, dan Indosat.
Selain operator, kunjungan tersebut juga melibatkan pimpinan lembaga penyiaran dan kantor berita nasional seperti RRI, TVRI, dan ANTARA guna memastikan layanan informasi kepada masyarakat tetap berjalan.
Selama di Aceh Tamiang, Menkomdigi meninjau menara BTS yang rusak akibat banjir di Desa Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, serta menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang masih mengungsi di kompleks perkantoran Bupati Aceh Tamiang.

Aceh Tamiang dan Gayo lues masih jadi fokus
Saat ini, pengoperasian infrastruktur telekomunikasi masih dibantu genset dan baterai cadangan karena pasokan listrik dari PLN belum sepenuhnya pulih. Meski begitu, Meutya menyebut proses perbaikan jaringan menunjukkan progres signifikan.
“Pemulihan BTS yang terdampak sudah di atas 90 persen, bahkan ada yang mencapai 95 persen,” ujarnya.
Secara keseluruhan, tingkat pemulihan jaringan di Aceh telah mencapai sekitar 90 persen. Namun khusus di Aceh Tamiang, capaian pemulihan berada di kisaran 60 hingga 80 persen, tergantung masing-masing operator. Telkomsel tercatat telah mencapai sekitar 80 persen, sementara Indosat dan XL diperkirakan menyusul dalam dua hari ke depan.
Meutya menambahkan, konektivitas internet di Aceh secara umum telah melampaui 91 persen. Meski demikian, Aceh Tamiang dan Gayo Lues masih menjadi perhatian karena belum menembus angka 90 persen.
“Kita masih punya waktu beberapa hari menjelang akhir tahun. Saya sudah menitipkan kepada Telkomsel agar pemulihan bisa di atas 90 persen dan sudah disanggupi,” katanya.
Menkomdigi mengaku senang melihat warga Aceh Tamiang mulai kembali bisa melakukan panggilan video dan mengakses berita daring. Menurutnya, akses informasi menjadi kebutuhan penting dalam masa pemulihan pascabencana.
“Mudah-mudahan konektivitas ini bisa stabil hingga tahun depan dan seterusnya. Insyaallah bisa pulih sepenuhnya,” ucap Meutya.


















