DUNIA
2 menit membaca
Dunia di ambang ketegangan saat AS dan Israel menyerang Iran
Israel menyatakan keadaan darurat nasional setelah menyerang Iran di tengah pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat.
Dunia di ambang ketegangan saat AS dan Israel menyerang Iran
Asap mengepul di cakrawala setelah ledakan di Teheran, Iran, Sabtu, 28 Februari 2026. / AP
2 jam yang lalu

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel telah melakukan "serangan preemptif" terhadap Iran, dengan alasan ancaman serius terhadap keamanan nasional.

Katz juga menyatakan keadaan darurat di seluruh negeri, mendesak warga untuk mengikuti instruksi Home Front Command.

"Negara Israel telah melancarkan ‘serangan preemptif’ terhadap Iran. Menteri Pertahanan Israel Katz telah menyatakan keadaan darurat khusus dan segera di seluruh negeri," demikian bunyi pernyataan dari kementeriannya.

Saksi melaporkan ledakan hebat di pusat kota Teheran, dengan asap tebal membubung, sementara pemerintah Iran belum memberi komentar.

Ledakan juga terdengar di Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah, menurut Fars News Agency.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan terkait program nuklir Iran menyusul pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Militer Israel mengeluarkan sirene serangan udara sebagai langkah pencegahan, memperingatkan kemungkinan ancaman rudal.

Mereka juga mengumumkan "larangan terhadap kegiatan pendidikan, pertemuan, dan tempat kerja."

"Sektor-sektor penting" dikecualikan, kata militer.

Menargetkan seluruh pimpinan Iran

Amerika Serikat turut serta dalam serangan terhadap Iran, meskipun belum jelas sejauh mana keterlibatannya, menurut seorang pejabat AS dan seorang yang mengetahui operasi tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas operasi militer yang sensitif.

Seorang pejabat AS lain kepada Reuters mengatakan bahwa serangan dilakukan melalui udara dan laut.

Iran dan Israel mengumumkan penutupan ruang udara mereka.

Serangan pertama yang dilaporkan menargetkan area dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Belum jelas apakah Khamenei, 86, berada di lokasi saat itu. Seorang pejabat mengatakan kepada Reuters bahwa dia telah dipindahkan ke lokasi aman di luar Teheran.

Serangan awal Israel terhadap Iran menewaskan dan melukai sejumlah personel Korps Pengawal Revolusi Iran, termasuk staf operasional kunci, menurut kantor berita ISNA Iran.

Berita ini masih berkembang dan akan diperbarui…

SUMBER:TRT World & Agencies