TÜRKİYE
3 menit membaca
Guncangan tarif Trump membawa potensi peluang bagi Turkiye
Seiring pergeseran rute perdagangan internasional, tarif rendah Turkiye, basis manufaktur yang kuat, dan kedekatan dengan Uni Eropa dapat mengubah ketidakpastian ekonomi global menjadi sebuah keuntungan.
00:00
Guncangan tarif Trump membawa potensi peluang bagi Turkiye
“Banyak produksi manufaktur yang harus direlokasi dan gambaran yang dibuat Trump memberi tahu semua orang untuk memikirkan kembali rantai pasokan mereka,” tambah Selcuki. / AP
8 April 2025

Setelah debu mereda akibat tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump, para pelaku bisnis dan ekonom di Turkiye mulai melihat sisi positif dari badai ekonomi ini.

Turkiye terkena tarif dasar sebesar 10 persen dalam pengumuman Trump pekan lalu, dibandingkan dengan tarif yang lebih tinggi untuk banyak negara lain. Hal ini membuka peluang bagi ekonomi terbesar ke-17 di dunia untuk memanfaatkan keuntungan dari rezim tarif tersebut.

Menteri Keuangan Mehmet Simsek pada hari Senin menyatakan bahwa fokus Turkiye pada permintaan domestik daripada ekspor akan membuat dampak terhadap ekonomi menjadi lebih terbatas.

“Turkiye memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan total 54 negara di luar AS dan Uni Eropa,” katanya, seraya menambahkan bahwa “68 persen ekspor kami menuju ke negara-negara tersebut.”

Turkiye juga memiliki serikat pabean dengan Uni Eropa yang menghapuskan pembatasan perdagangan.

Berbicara pada hari Jumat, sehari setelah pengumuman Trump, Simsek mengatakan bahwa “tarif yang relatif rendah ini dapat memberikan keuntungan kompetitif di beberapa sektor.”

Relokasi Produksi

Can Selcuki, mitra pengelola Istanbul Economics Research, menyatakan bahwa dampak negatif utama terhadap Turkiye kemungkinan besar berasal dari barang antara yang dipasok ke negara atau entitas yang mengekspor ke AS dengan tarif lebih tinggi, seperti Uni Eropa yang dikenakan tarif 20 persen.

Ekspor Turkiye ke AS mencapai $16,7 miliar pada tahun 2024, menurut Kantor Perwakilan Dagang AS. Turkiye mengimpor barang dan jasa dengan nilai yang hampir sama dari Amerika.

Namun, angka ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan ekspor ke Uni Eropa. Pada bulan Januari, Presiden Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa ekspor Turkiye ke Eropa mencapai $108,7 miliar pada tahun 2024.

“Setiap kehilangan daya saing produk Uni Eropa pasti berdampak pada Turkiye karena Turkiye mengekspor barang antara untuk menjadi input produk akhir Uni Eropa,” kata Selcuki. “Ini adalah bagian negatif yang paling jelas.”

Namun, Turkiye dapat memanfaatkan lingkungan perdagangan global yang baru ini untuk keuntungannya.

“Banyak produksi manufaktur harus direlokasi, dan gambaran yang digambarkan Trump memberi tahu semua orang untuk memikirkan kembali rantai pasokan mereka,” tambah Selcuki.

“Turkiye, dengan basis manufaktur yang kuat dan kedekatannya dengan Uni Eropa, berada dalam posisi unik untuk memanfaatkan reorganisasi ini.”

Lingkungan Investasi

Sekib Avdagic, presiden Kamar Dagang Istanbul, juga menyarankan bahwa perusahaan-perusahaan yang berbasis di negara-negara dengan tarif lebih tinggi, seperti China, mungkin akan membuka pabrik di Turkiye untuk mengekspor ke AS dengan tarif yang lebih rendah.

“Pemanfaatan peluang ini oleh Turkiye akan bergantung pada strateginya untuk mengembangkan sektor ekspor dan menemukan pasar baru,” katanya kepada Anadolu Agency.

Gurkan Yildirim, kepala Asosiasi Pengusaha Muda Turki, menambahkan bahwa “jika Turkiye menawarkan lingkungan investasi yang sesuai, negara ini dapat menarik investasi dari perusahaan-perusahaan tersebut.”

SUMBER:AP
Jelajahi
Türkiye luncurkan perdagangan transit dengan Arab Saudi di tengah krisis Selat Hormuz
'Pembangkang Kronis': Mengapa peran Türkiye yang semakin besar di NATO membuat Israel cemas?
Presiden Erdogan sampaikan ucapan paskah kepada komunitas Yahudi
Air gantikan minyak sebagai sumber daya paling strategis: Erdogan
Türkiye melaju ke Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kosovo, akhiri penantian 24 tahun
Türkiye mengecam undang-undang hukuman mati Israel yang menargetkan Palestina sebagai 'tidak sah dan batal'
Presiden Erdogan peringatkan bahwa tatanan global dalam krisis legitimasi yang mendalam
Konferensi Stratcom 2026 dibuka di Istanbul di tengah  ketegangan global dan perang informasi
Türkiye tidak akan diam saja saat Israel menenggelamkan kawasan ini ke dalam darah: Erdogan
Kapal tanker yang dioperasikan Türkiye menjadi target serangan drone di dekat Istanbul
Menteri Luar Negeri Türkiye lakukan panggilan dengan rekan regional terkait perang di Timur Tengah
Türkiye bertekad tetap berada di luar “lingkaran api”: Erdogan
Mengapa Türkiye penting: Dilema strategis Eropa antara koridor simbolik dan efisiensi struktural
Negara-negara Teluk bersatu dukung Türkiye dan Qatar setelah kecelakaan helikopter militer yang mematikan
Türkiye mengonfirmasi kematian tiga warga negaranya dalam kecelakaan helikopter militer di Qatar
Presiden Türkiye serukan persatuan selama Idul Fitri di tengah ketegangan Timur Tengah
NATO akan tambah sistem pertahanan Patriot di Adana, Türkiye saat konflik di Timur Tengah meluas
Türkiye mengecam keras invasi darat Israel di Lebanon
Baykar perkenalkan K2 untuk UAV Kamikaze buatan dalam negeri Türkiye
Menjaga Türkiye keluar dari 'lubang api' regional menjadi prioritas utama: Erdogan