Program senjata nuklir Korea Utara "sama sekali tidak dapat dinegosiasikan", kata Kim Yo-jong, adik perempuan pemimpin Kim Jong-un yang berpengaruh, menjelang kunjungan Presiden China Xi Jinping, menurut laporan Yonhap News Korea Selatan.
"Status kami sebagai negara berkekuatan nuklir sama sekali tidak dapat dinegosiasikan," kata Kim Yo-jong dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Korea Utara, Korea Central News Agency (KCNA), pada Minggu. Ia menambahkan bahwa Korea Utara "tidak akan mentoleransi ancaman apa pun."
Beijing dan Pyongyang pada Jumat mengumumkan bahwa Xi akan melakukan kunjungan ke Korea Utara pada 8-9 Juni.
Gedung Putih menyatakan, setelah kunjungan presiden Amerika Serikat, bahwa Xi dan Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan tujuan bersama untuk melakukan denuklirisasi Korea Utara.
Beijing belum mengungkap rincian pembahasan tersebut, namun mengatakan China tengah berupaya dengan "caranya sendiri" untuk mencapai "penyelesaian politik" atas isu nuklir tersebut.
















