TÜRKİYE
2 menit membaca
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
AFAD Türkiye dan AHA Centre menyepakati kerja sama strategis di Bandung untuk memperkuat respons bantuan kemanusiaan, manajemen risiko gempa, serta penanggulangan bencana di kawasan ASEAN dan Türkiye.
AFAD Türkiye dan AHA Centre ASEAN sepakati kerja sama manajemen bencana di Bandung
AFAD Türkiye dan AHA Centre menyepakati kerja sama strategis di Bandung. Foto: AFAD

Badan Penanggulangan Bencana dan Kondisi Darurat Türkiye (AFAD) resmi menjalin kerja sama strategis dengan ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Centre). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat.

Penandatanganan dokumen dilakukan langsung oleh Kepala AFAD, Gubernur Ali Hamza Pehlivan, mewakili Pemerintah Republik Türkiye, serta Direktur Eksekutif AHA Centre, Lee Yam Ming, yang mewakili lembaga krisis kawasan ASEAN.

Kerja sama ini berfokus pada pemberian bantuan kemanusiaan timbal balik saat terjadi bencana alam, baik di negara-negara anggota ASEAN maupun di Türkiye. Selain itu, kedua belah pihak bertekad memperdalam pertukaran keahlian di bidang penanggulangan bencana dan tanggap darurat, sejalan dengan kerangka kerja ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response (AADMER).

Berdasarkan kesepakatan tersebut, terdapat sejumlah area prioritas yang akan menjadi fokus kolaborasi kedua lembaga, antara lain:

  • Peningkatan kapasitas dan keahlian: Pertukaran informasi serta praktik terbaik dalam pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.

  • Pencarian dan penyelamatan perkotaan (USAR): Kerja sama teknis mencakup pengembangan kapasitas serta koordinasi sesuai standar INSARAG.

  • Manajemen risiko gempa bumi: Pengembangan sistem peringatan dini gempa, edukasi publik, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

  • Logistik dan rantai pasok: Penguatan sistem bantuan kemanusiaan, termasuk pengelolaan gudang dan mekanisme penyediaan stok bantuan regional.

  • Pelatihan dan simulasi: Penyelenggaraan latihan bersama, program pelatihan, kunjungan studi, hingga penugasan personel secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan lintas negara.

  • Sinergi operasional Pusat Kendali Operasi (EOC): Pertukaran data real-time dan pembelajaran bersama untuk merespons kondisi krisis secara cepat.

Pihak AFAD berharap penandatanganan kesepakatan di tanah air ini dapat memberikan kontribusi positif dan dampak nyata bagi penguatan sistem penanggulangan bencana, baik bagi masyarakat Türkiye maupun seluruh negara anggota di kawasan ASEAN.

TerkaitTRT Indonesia - ASEAN-Türkiye resmi jadi mitra dialog, Sekjen ASEAN dan Wamenlu Türkiye bahas kerja sama strategis
SUMBER:TRT Indonesia