Prabowo hadiri parade militer peringatan 80 tahun Kemenangan China

Kunjungan Presiden Prabowo ke Beijing dilakukan setelah ia menunda perjalanan sebelumnya pada akhir pekan lalu karena protes yang meluas di seluruh Indonesia.

Foto bersama jelang parade militer 80 tahun Jepang menyerah PD II di Tiananmen, Beijing, 3 Sept 2025. / AP

Presiden Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat China di Lapangan Tian’anmen, Beijing, pada Rabu. Kehadirannya berlangsung setelah sebelumnya sempat menunda perjalanan karena gelombang protes besar di Indonesia.

Presiden Prabowo tiba di Beijing pada dini hari dan menuju Tian’anmen pukul 08.00 waktu setempat. Ia disambut hangat oleh Presiden China Xi Jinping dan Ibu Negara Peng Liyuan sebelum mengikuti sesi foto bersama para pemimpin dunia. Dalam foto resmi, Prabowo berdiri di sisi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dari tribun kehormatan Tian’anmen Rostrum, Prabowo duduk berdampingan dengan Putin dan Perdana Menteri China Li Qiang. Ia menyaksikan parade militer yang digelar setiap 10 tahun sekali, dihadiri oleh 26 pemimpin negara maupun pemerintahan, termasuk Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Parade menampilkan kekuatan militer terbaru China—mulai dari tank, jet tempur, drone pengintai, rudal hipersonik anti-kapal, hingga sistem pertahanan udara. 

Usai parade, Prabowo bersama para kepala negara menghadiri jamuan resepsi di Great Hall of the People atas undangan Xi Jinping. 

“Untuk mempertahankan hubungan yang kuat dengan China, presiden setuju untuk berangkat malam ini dan kembali keesokan harinya,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, menegaskan pentingnya kunjungan tersebut meski situasi di dalam negeri belum sepenuhnya reda, yang dikutip oleh Antara News.

Situasi di Indonesia

Kunjungan Prabowo ke Beijing dilakukan setelah ia menunda perjalanan sebelumnya pada akhir pekan lalu karena protes yang meluas di seluruh Indonesia. 

Gelombang kemarahan publik memicu bentrokan, penjarahan, hingga pembakaran gedung pemerintahan di sejumlah kota besar. Menurut laporan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), sedikitnya 10 orang tewas dalam kerusuhan tersebut. Aparat keamanan juga memperketat penjagaan di ibu kota Jakarta untuk meredam ketegangan.

Meski kondisi baru mulai stabil, kehadiran Prabowo di Beijing menunjukkan komitmen Indonesia untuk tetap aktif dalam forum internasional, dan menjaga hubungan strategis dengan China dan negara-negara sahabat.