TÜRKİYE
2 menit membaca
Türkiye menolak upaya untuk melemahkan status demiliterisasi pulau-pulau Aegea
Kementerian Luar Negeri mengatakan status hukum pulau-pulau tersebut berdasarkan Perjanjian Lausanne dan Perjanjian Perdamaian Paris tidak dapat diperdebatkan, memperingatkan terhadap 'faits accomplis' yang dapat merugikan hubungan dengan Yunani.
Türkiye menolak upaya untuk melemahkan status demiliterisasi pulau-pulau Aegea
Penjaga Pantai Yunani di dekat pulau Chios di Laut Aegea, 4 Februari 2026. / Reuters

Türkiye mengecam upaya-upaya yang mengikis status demiliterisasi pulau-pulau di Laut Aegea, menyebutnya "tidak serius, disayangkan, dan tidak pada waktunya."

Kementerian Luar Negeri negara itu mengatakan pada hari Kamis bahwa status hukum pulau-pulau Aegea Timur dan Kepulauan Dodecanese bukanlah "isu yang dapat diperdebatkan" dalam kerangka Perjanjian Lausanne yang ditandatangani pada 1923 dan Perjanjian Perdamaian Paris yang ditandatangani pada 1947.

"Mengingat kenyataan ini, tidak mengherankan bahwa lingkaran tertentu, yang berusaha memanfaatkan perkembangan terbaru di wilayah kami dan secara konsisten mencoba meracuni hubungan bilateral kami dengan sekutu NATO kami, Yunani, sekali lagi berusaha menciptakan sebuah fait accompli baru," kata juru bicara kementerian Oncu Keceli.

"Langkah-langkah apa pun yang diambil oleh lingkaran-lingkaran ini, yang menuduh Türkiye sebagai revisionis sementara mereka sendiri bertindak bertentangan dengan hukum internasional, akan dianggap tidak sah dan batal demi hukum."

"Lebih mencolok lagi adalah fakta bahwa mentalitas yang sama yang dulu mencoba menyingkirkan secara kolektif warga Siprus Turki, yang merupakan pemilik bersama pulau Siprus, kini mengklaim akan melindungi mereka," ia memperingatkan.

Keceli mengatakan warga Siprus Turki dan Republik Turki Siprus Utara, dengan dukungan Türkiye, mampu menjamin keamanan mereka sendiri dan bertindak secara mandiri dalam hal itu.

Dengan menekankan pentingnya "komitmen yang tulus terhadap perdamaian dan stabilitas" di tengah perkembangan di kawasan, Keceli mengatakan Ankara tidak akan membiarkan "fakta yang sudah jadi oleh pihak-pihak yang, didorong oleh motif politik domestik, sudah menjadi kebiasaan membuat klaim tanpa dasar dan menyebarkan disinformasi terhadap negara kami."

Ia menyerukan agar mereka bertindak dengan akal sehat.

SUMBER:AA
Jelajahi
Türkiye berdiri bersama Somalia; Somalia mengingat
Forum Diplomasi Antalya (ADF) 2026 dimulai dengan kehadiran para pemimpin global
Ketua parlemen Türkiye menyerukan penghentian keanggotaan Israel dari PBB
Festival Film Kemanusiaan TRT membuka pendaftaraan pengiriman naskah untuk edisi ke-8
Surat kabar The Daily Telegraph menghapus berita palsu tentang Erdogan
Para pemimpin dunia bertemu di Türkiye untuk Forum Diplomasi Antalya ke-5
NATO harus 'bertransformasi' untuk hadapi tantangan perang struktural modern: Kepala Komunikasi Türkiye
Tiga teroris dinetralkan setelah baku tembak dekat konsulat Israel di Istanbul: Mendagri Türkiye
Israel terus melemahkan semua upaya untuk mengakhiri perang di Iran — Presiden Türkiye Erdogan
Türkiye luncurkan perdagangan transit dengan Arab Saudi di tengah krisis Selat Hormuz
'Pembangkang Kronis': Mengapa peran Türkiye yang semakin besar di NATO membuat Israel cemas?
Presiden Erdogan sampaikan ucapan paskah kepada komunitas Yahudi
Air gantikan minyak sebagai sumber daya paling strategis: Erdogan
Türkiye melaju ke Piala Dunia 2026 usai kalahkan Kosovo, akhiri penantian 24 tahun
Türkiye mengecam undang-undang hukuman mati Israel yang menargetkan Palestina sebagai 'tidak sah dan batal'
Presiden Erdogan peringatkan bahwa tatanan global dalam krisis legitimasi yang mendalam
Konferensi Stratcom 2026 dibuka di Istanbul di tengah  ketegangan global dan perang informasi
Türkiye tidak akan diam saja saat Israel menenggelamkan kawasan ini ke dalam darah: Erdogan
Kapal tanker yang dioperasikan Türkiye menjadi target serangan drone di dekat Istanbul
Menteri Luar Negeri Türkiye lakukan panggilan dengan rekan regional terkait perang di Timur Tengah