KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan penutupan total Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak dan kapal komersial setelah serangan terbaru Amerika Serikat ke Iran.
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
IRGC bersumpah akan menargetkan setiap perlintasan seiring pengumuman penutupan total Selat Hormuz. (Foto: ARSIP) / Reuters

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz kini "ditutup bagi seluruh kapal" menyusul serangan baru yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Iran.

“Mulai berlaku segera, karena situasi keamanan di kawasan, Selat Hormuz dinyatakan ditutup bagi seluruh kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial,” tulis IRGC melalui kanal Telegram resminya pada Kamis dini hari.

“Setiap kapal yang mencoba melintasi selat tersebut akan menjadi sasaran.”

Jalur perairan vital itu telah mengalami gangguan selama berbulan-bulan akibat perang yang berlangsung. Berdasarkan data keuangan dari JPMorgan, lalu lintas kapal yang terlihat melintas di kawasan tersebut diperkirakan hanya sekitar 15 persen dibandingkan tingkat sebelum perang.

Sejak konflik dimulai, Iran berulang kali mengancam akan menyerang setiap kapal yang melintas di kawasan tersebut tanpa izin resmi dari IRGC.

Bulan lalu, pasukan elite tersebut bahkan menerapkan aturan dan protokol baru yang ketat bagi kapal dagang internasional yang ingin melewati jalur laut strategis tersebut.

Blokade total

Pengumuman dramatis mengenai blokade total oleh IRGC muncul setelah kelompok itu menuduh adanya “agresi Amerika” yang terus berlanjut serta serangan terbaru AS di sejumlah wilayah di Provinsi Hormozgan, Iran selatan.

IRGC juga menolak klaim Amerika Serikat yang menyebut jalur pelayaran bagi kapal dagang di perairan tersebut masih aman untuk dilalui.

Perkembangan ini terjadi setelah media-media Iran melaporkan adanya ledakan besar, aktivitas pertahanan udara yang intens, serta serangan udara mendadak di sejumlah wilayah selatan Iran, termasuk Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik.

Sebelumnya, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan tambahan terhadap sejumlah target militer di wilayah Iran.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
AS jeda serangan ke Iran di tengah upaya diplomatik: laporan
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS