PERANG GAZA
2 menit membaca
20 WN Türkiye diantara 170+ aktivis armada Gaza Global Sumud yang ditahan Israel
Lebih dari 170 aktivis ditahan setelah pasukan Israel menghadang Armada Global Sumud di perairan internasional dekat pulau Kreta, Yunani.
20 WN Türkiye diantara 170+ aktivis armada Gaza Global Sumud yang ditahan Israel
Rekaman CCTV menunjukkan anggota kru flotila saat dicegat oleh pasukan Israel di lokasi yang disebutkan di lepas pantai Yunani, 30 April 2026. / Reuters

Delegasi Türkiye pada Konvoi Global Sumud yang menuju Gaza pada hari Kamis (30/4) mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan Israel telah menahan 20 warga negara Türkiye setelah mencegat armada tersebut di perairan internasional lebih dari 600 mil laut dari Gaza, beberapa mil dari perairan teritorial Yunani.

Pasukan Israel mengelilingi kapal-kapal di lepas pantai pulau Yunani Kreta larut Rabu malam dan melakukan penggerebekan, menahan lebih dari 170 aktivis di kapal, kata delegasi Türkiye kepada Anadolu.

Warga negara Türkiye yang ditahan adalah sebagai berikut: Mustafa Enes Topal, Muhammed Ozdem, Ali Deniz, Yunus Kava, Sahin Yaslik, Mustafa Arslan, Abdulselam Demir, Nevzat Oylek, Nevzat Guzel, Halil Erdogmus, Abdullatif Fasli, Huseyin Suayb Ordu, Mahmut Akay, Gorkem Duru, Mehmet Atli, Mukremin Kose, Ramazan Tekdemir, Mahmut Cagatay Yavuz, Huseyin Oral, dan Omer Osman Tastan.

Angkatan laut Israel mencegat kapal-kapal dari konvoi itu larut Rabu saat mereka menuju Gaza untuk mematahkan blokade yang telah lama diberlakukan terhadap kantong tersebut.

Kelompok itu mengatakan pasukan Israel mengelilingi konvoi di perairan internasional dekat pulau Kreta, mengganggu komunikasi, dan menyita 21 kapal, menambahkan bahwa 17 kapal berhasil melarikan diri dan memasuki perairan Yunani setelah insiden tersebut.

Konvoi itu, yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza, bertujuan mematahkan blokade Israel dan membuka koridor kemanusiaan lewat laut.

Langkah itu terjadi beberapa jam setelah media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa Israel sedang bersiap mencegat konvoi tersebut, yang mencakup sekitar 100 kapal secara keseluruhan yang membawa hampir 1.000 aktivis dari beberapa negara.

Israel telah memberlakukan blokade terhadap Gaza sejak 2007, membuat sekitar 1,5 juta warga Palestina dari sekitar 2,4 juta kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka hancur selama perang genosida Israel terhadap kantong tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Kontingen Indonesia bertolak ke Türkiye untuk bergabung dengan armada Global Sumud Flotilla 2.0
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Israel menyetujui insentif pajak untuk permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Mesin perang digital Israel dan bahaya propaganda yang salah sasaran
Federasi Palestina serukan tindakan internasional usai Israel menahan dua pemain timnas wanita
Mayoritas warga Indonesia dan 35 negara lain memiliki pandangan negatif terhadap Israel: survei
Israel, Netanyahu menghadapi opini publik global yang tidak menguntungkan
Indonesia kecam rencana Israel kuasai 70 persen Gaza
Surat suara dan peluru: Netanyahuisme adalah ideologi yang memicu perang tak berkesudahan Israel
Serangan Israel tewaskan sembilan orang di Gaza saat pelanggaran gencatan senjata terus berlanjut
8 negara termasuk Indonesia mengecam keras penggerebekan Israel di Masjid Al Aqsa
Rencana Netanyahu kuasai 70 persen Gaza bertentangan dengan proposal Trump, kata Rubio
Penghuni ilegal Israel serang 3 anak Palestina, membakar lahan pertanian di Tepi Barat yang diduduki
Umat Muslim rayakan Hari Raya Idul Adha di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki
Mengapa RUU Otoritas Warisan Israel adalah langkah menuju aneksasi Tepi Barat dan Gaza yang diduduki
Jelang Idul Adha, pasukan Israel menyerbu Tepi Barat yang diduduki, memaksa penutupan toko-toko
Malaysia akan gugat Israel atas perlakuan buruk terhadap aktivis GSF di mahkamah internasional
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional