DUNIA
2 menit membaca
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan, termasuk mobil pemadam, tangki air, serta drone untuk menyemprotkan air sekaligus memantau titik panas yang sulit dijangkau.
Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga 120 hektare, angin kencang picu titik api baru
Para petugas pemadam kebarakan berusaha menghentikan penyebaran api di kawasan gunung Bromo pada Kamis, 6 Agustus 2026. /AFP

Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, terus berlanjut hingga hari keempat pada Kamis (6/8), dengan luas area terdampak kini diperkirakan mencapai sekitar 120 hektare, menurut laporan terbaru.

Otoritas setempat menyebut api sempat mereda pada Rabu malam, namun kembali muncul keesokan paginya akibat bara yang masih tersisa dan diperparah oleh tiupan angin kencang.

Gunung Bromo, salah satu gunung berapi aktif sekaligus destinasi wisata utama di Indonesia, menjadi lokasi terdampak kebakaran yang telah berlangsung sejak awal pekan. Badan penanggulangan bencana sebelumnya melaporkan sedikitnya 60 hektare lahan telah terbakar pada fase awal kejadian, sebelum akhirnya meluas dalam beberapa hari terakhir.

Upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan, termasuk mobil pemadam, tangki air, serta drone untuk menyemprotkan air sekaligus memantau titik panas yang sulit dijangkau. Namun, medan terjal di sekitar area kebakaran menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

“Kontur yang curam di sekitar titik panas aktif menyulitkan proses pemadaman,” kata otoritas penanggulangan bencana, seraya menambahkan bahwa angin kencang berpotensi memperluas penyebaran api.

Sejauh ini, penyebab kebakaran maupun kemungkinan adanya korban belum dapat dipastikan. Rekaman visual dari lokasi menunjukkan hamparan lahan yang hangus, vegetasi yang mengering, serta kerusakan signifikan pada pepohonan di kawasan taman nasional tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, sebagian area wisata di TNBTS telah ditutup sejak kebakaran pertama kali terdeteksi pada Senin. Penutupan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pengunjung sekaligus mendukung proses penanganan kebakaran yang masih berlangsung.

TerkaitTRT Indonesia - Kebakaran di Blok Bantengan, jalur menuju Bromo ditutup sebagian
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi