POLITIK
2 menit membaca
Upaya Trump untuk membeli Greenland bukan sekadar lelucon: Rubio
Rubio mengatakan komitmen pertahanan AS terhadap Greenland membenarkan kontrol yang lebih besar atas wilayah tersebut.
00:00
Upaya Trump untuk membeli Greenland bukan sekadar lelucon: Rubio
"Presiden Trump telah menyampaikan apa yang dimaksudkannya untuk lakukan, yaitu untuk membelinya," kata Rubio kepada SiriusXM Radio./ Foto: Reuters / Reuters
30 Januari 2025

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, serius untuk membeli Greenland, kata Menteri Luar Negeri Marco Rubio, setelah Denmark terkejut dengan ancaman Trump untuk mengambil alih wilayah otonom Denmark tersebut.

Dalam sebuah wawancara, Rubio meremehkan ancaman Amerika Serikat untuk menggunakan kekuatan militer terhadap Denmark, sekutu NATO, namun ia menegaskan mengenai pernyataan Trump tentang Greenland, "Ini bukan lelucon."

"Presiden Trump sudah menyampaikan apa yang dia niatkan untuk dilakukan, yaitu membeli Greenland," kata Rubio dalam wawancara dengan SiriusXM Radio.

"Ini bukan tentang memperoleh tanah untuk tujuan memperoleh tanah. Ini terkait dengan kepentingan nasional kita dan masalah ini perlu diselesaikan," tambah Rubio.

Merujuk pada jaminan pertahanan NATO kepada Denmark, Rubio mengatakan, "Kami memiliki kesepakatan pertahanan dengan mereka untuk melindungi Greenland jika wilayah itu diserang."

"Jika kami sudah bertanggung jawab untuk melakukan itu, maka kami sebaiknya memiliki lebih banyak kontrol atas apa yang terjadi di sana," ujar Rubio.

Seruan menentang Trump

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, telah menggalang dukungan dari sekutu-sekutu Eropa terkait ancaman dari Trump, dengan dikatakan bahwa dia telah melakukan percakapan telepon yang tegang dengan Presiden AS tersebut.

Rubio mengatakan bahwa meskipun dia tidak berada di percakapan telepon dengan Frederiksen, Trump "bicara dengan blak-blakan dan jujur kepada orang-orang."

"Dan pada akhirnya, saya pikir diplomasi dalam banyak kasus lebih efektif ketika Anda berbicara dengan terus terang, bukan menggunakan ungkapan kosong atau bahasa yang tidak membawa makna," ujar Rubio.

Rubio mengungkapkan kekhawatirannya bahwa saingan Amerika Serikat, yaitu China, yang mencari akses ke kawasan Arktik, akan mendapatkan pengaruh di Greenland melalui perusahaan-perusahaan milik negara.

"Adalah hal yang sangat realistis untuk percaya bahwa China pada akhirnya, mungkin bahkan dalam waktu dekat, akan mencoba melakukan di Greenland apa yang telah mereka lakukan di Kanal Panama dan di tempat-tempat lain," kata Rubio.

SUMBER: AFP

Jelajahi
Perang Rusia-Ukraina masuk tahun kelima, ini alasan angka korban tewas masih simpang siur
Mengapa Afrika ingin perbudakan dan kolonialisme diakui sebagai genosida
AS mengadakan pembicaraan nuklir tingkat tinggi dengan Rusia dan China di Jenewa
Mantan Presiden Korsel ajukan banding vonis hukuman seumur hidup atas dekrit darurat militer
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Keputusan yang guncang dunia — Reaksi bermunculan usai putusan tarif bersejarah Mahkamah Agung AS
Lima poin utama dari pidato Donald Trump di Board of Peace
Mengapa kesepakatan nuklir akan sulit dicapai dengan AS dan Iran yang tetap pada posisinya
Sara Duterte umumkan pencalonan presiden Filipina 2028
Trump mengatakan ia akan terlibat secara tidak langsung dalam pembicaraan dengan Iran
Perjanjian nuklir yang jamin perdamaian dunia baru saja berakhir: Apa yang akan terjadi sekarang?
Bangladesh menggelar pemilu pertama sejak Sheikh Hasina lengser dari kekuasaan
Partai Nasionalis Bangladesh akan bentuk pemerintahan pada Minggu, piagam Juli diterapkan bertahap
Dunia sambut pemilu Bangladesh sebagai ‘kemenangan demokrasi’, ucapkan selamat kepada BNP
Enam nama berpengaruh muncul dalam berkas Epstein, memicu pemeriksaan dan kekhawatiran baru
Siapa, apa, bagaimana: Pemilu pertama pasca-Hasina di Bangladesh dijelaskan dalam empat poin
Dapatkah Kuba dan AS benar-benar berdamai sementara krisis energi semakin dalam?
RI dan Mesir matangkan rencana lawatan Presiden el-Sisi ke Jakarta
Bagaimana pemilu Bangladesh usai Hasina lengser jadi sorotan di luar Barat
Pemilu 2026: Sekilas mengenai sejarah politik Bangladesh