KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Israel dan Iran: Krisis global semakin memburuk
Di Israel terdengar seruan "gulingkan rezim Iran", Prancis mengecam serangan Israel, sementara Sekretaris Jenderal PBB memperingatkan negara-negara pihak ketiga untuk tidak terlibat dalam konflik di tengah kemungkinan rencana AS.
Israel dan Iran: Krisis global semakin memburuk
Warga Tehran di tengah asap yang mengepul di kejauhan setelah serangan Israel terhadap gedung stasiun televisi dan radio. / Reuters / Reuters

Tujuan serangan Israel terhadap Iran adalah untuk "menghilangkan dan menghancurkan program nuklir Iran sekali untuk selamanya," kata mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dalam wawancara dengan France 24. Namun, ia menambahkan bahwa "satu-satunya cara yang layak" untuk menghentikan program tersebut adalah dengan "menjatuhkan rezim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei."

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Rabu malam menyatakan kekhawatirannya bahwa serangan Israel "semakin sering menargetkan fasilitas yang tidak terkait dengan program nuklir dan balistik Iran," yang menyebabkan "peningkatan jumlah korban sipil," menurut laporan Associated Press yang mengutip pernyataan dari kantor presiden. Pemimpin Prancis tersebut juga menginstruksikan Menteri Luar Negeri Jean-Noël Barrot untuk bekerja sama dengan negara-negara Eropa lainnya guna merumuskan kesepakatan yang dapat mengakhiri konflik.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, di sisi lain, menyerukan kepada negara-negara asing untuk menahan diri dari keterlibatan dalam konflik Israel-Iran. Pernyataan ini muncul di tengah ekspektasi keputusan Donald Trump tentang apakah Amerika Serikat akan bergabung dalam konflik tersebut dengan mendukung upaya Israel menyerang fasilitas nuklir Iran.

"Saya dengan tegas menyerukan semua pihak untuk menghindari internasionalisasi konflik lebih lanjut," kata Guterres, menekankan bahwa intervensi militer tambahan dapat memiliki konsekuensi besar "tidak hanya bagi mereka yang terlibat dalam perang, tetapi juga bagi seluruh kawasan dan perdamaian serta keamanan internasional secara keseluruhan."

Sebelumnya pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump menolak memberikan komentar tentang rencana AS untuk menyerang Iran atau fasilitas nuklirnya, dengan menyatakan bahwa Iran "telah menghubungi," tetapi menurutnya, sekarang sudah "terlalu terlambat untuk negosiasi." Pada Selasa malam, Presiden AS tersebut menyebut Ali Khamenei sebagai "target yang mudah" dan menuntut "penyerahan tanpa syarat" dari Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menanggapi dalam pidato televisi bahwa Iran "tidak akan menyerah" dan mengancam Amerika Serikat dengan "konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki" jika negara tersebut melakukan tindakan militer terhadap Iran.

SUMBER:TRT World and Agencies
Jelajahi
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS