DUNIA
3 menit membaca
Wasekjen NATO: Perkembangan industri pertahanan Türkiye menunjukkan komitmen terhadap NATO
Wakil Sekretaris Jenderal NATO Radmila Shekerinska mengatakan bahwa rencana pengeluaran pertahanan Türkiye menunjukkan komitmen kuat Ankara terhadap aliansi dan keamanan regional.
Wasekjen NATO: Perkembangan industri pertahanan Türkiye menunjukkan komitmen terhadap NATO
Shekerinska mengatakan Ankara tetap berkomitmen untuk melakukan peningkatan lebih lanjut sejalan dengan target belanja sekutu NATO yang lebih luas. / Reuters

Wakil Sekretaris Jenderal NATO, Radmila Shekerinska, menekankan perlunya pencegahan militer yang lebih kuat untuk menjamin masa depan aliansi sambil memuji meningkatnya investasi pertahanan Türkiye.

Berbicara pada Rabu dalam panel berjudul "Menghadapi Perubahan, Menjaga Masa Depan: Türkiye & NATO dalam Lanskap Keamanan yang Berubah", yang diselenggarakan oleh Direktorat Komunikasi Republik Türkiye di Brussels, Shekerinska mengatakan bahwa menjaga keamanan di seluruh aliansi memerlukan komitmen jangka panjang dan peningkatan kapabilitas pertahanan.

"Jelas tidak ada jalan pintas. Untuk terus melindungi aliansi kita, kita membutuhkan pencegahan militer yang kuat, kita membutuhkan sikap pertahanan yang tangguh," katanya.

Ia menekankan bahwa peningkatan belanja pertahanan penting "bukan hanya untuk sekarang, tetapi untuk tahun-tahun yang akan datang," dan menambahkan bahwa kapabilitas militer yang lebih kuat tetap merupakan sarana paling efektif untuk mencegah konflik.

Memuji komitmen pertahanan Ankara, Shekerinska mengatakan: "Rencana peningkatan belanja Turki sangat mengesankan dan jelas menunjukkan komitmen Anda tidak hanya terhadap aliansi tetapi juga terhadap keamanan."

Ia mencatat bahwa Türkiye sejak lama melampaui tolok ukur NATO yakni pengeluaran 2 persen dari produk domestik bruto (PDB) untuk pertahanan, bahkan pada periode ketika banyak sekutu gagal mencapainya.

"Kami selalu menekankan bahwa Türkiye telah menjadi sekutu yang tak ternilai selama hampir 75 tahun, berkontribusi dalam banyak hal terhadap keamanan bersama kami, termasuk di laut, darat, dan udara. Türkiye memiliki angkatan darat terbesar kedua di NATO," kata Shekerinska.

Ia juga mengatakan bahwa Ankara tetap berkomitmen untuk peningkatan lebih lanjut sejalan dengan tujuan pengeluaran yang lebih luas dari sekutu NATO.

"Ini adalah sebuah KTT krusial di mana kita akan menunjukkan bahwa kita menindaklanjuti keputusan yang kita buat di Den Haag tahun lalu. Kita perlu menunjukkan bahwa kita menghabiskan atau berinvestasi lebih banyak untuk pertahanan," tambahnya.

TerkaitTRT Indonesia - Industri pertahanan Turkiye harus terhubung sedekat mungkin dengan Eropa dan sekutunya: Kepala NATO

‘Bahaya nyata dan berkepanjangan’

Mendesak aliansi yang lebih kuat yang didukung kerja sama transatlantik, Shekerinska mengatakan NATO menghadapi "bahaya yang nyata dan berkepanjangan," dengan menyebut ancaman yang meluas dari Arktik hingga Mediterania dan kawasan Laut Hitam.

Ia menunjuk pada serangan rudal dan drone, ancaman siber, ketidakstabilan di lingkungan selatan NATO, serta meningkatnya kekhawatiran keamanan yang terkait dengan perkembangan militer oleh rival-rival global.

Shekerinska juga menekankan pentingnya mempercepat produksi industri pertahanan, mengatakan bahwa sekutu NATO harus mempercepat penambahan kapabilitas konkret dan memastikan bahwa pencegahan tetap kredibel.

Setelah pidato utamanya, para peserta panel menyoroti kontribusi panjang Türkiye terhadap NATO dan perannya dalam menyesuaikan aliansi dengan tantangan keamanan yang berkembang.

Di antara pembicara adalah Duta Besar Türkiye untuk NATO, Basat Oztürk; Hulusi Akar, ketua Komisi Pertahanan Nasional parlemen Türkiye dan mantan menteri pertahanan; Plt. Asisten Sekretaris Jenderal NATO untuk Operasi, Burcu San; dan Mayor Jenderal Angkatan Udara Belgia Harold Van Pee, direktur strategi di Kementerian Pertahanan Belgia.

TerkaitTRT Indonesia - NATO harus 'bertransformasi' untuk hadapi tantangan perang struktural modern: Kepala Komunikasi Türkiye
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Indonesia perkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Afrika melalui pelatihan SSTC
Indonesia tegaskan perlindungan warga sipil dalam hak jawab di Sidang Majelis Umum PBB
Pemimpin Arab sampaikan belasungkawa atas tragedi tenggelamnya KMP Virgo Transport 8
TNI AL terima 12 AAV-M35 dari AS, akan terima total 105 ranpur amfibi bertahap hingga 2028
Indonesia maju sebagai kandidat anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB 2029–2030
Menlu Sugiono: Palestina menjadi ujian bagi hati nurani dan sistem multilateral
IUCN: Kebakaran hutan mengancam orangutan Kalimantan
Indonesia dorong penguatan keterkaitan laut dan iklim menuju COP31
Indonesia tandatangani konvensi siber PBB, perkuat kerja sama lawan kejahatan siber
Indonesia taklukkan China 3-2, tim bulu tangkis putra raih emas Asian Games setelah 28 tahun
BNN Indonesia dan Australia perpanjang kerja sama pemberantasan narkoba hingga 2031
Kapal Garibaldi resmi jadi KRI Sriwijaya-100, Indonesia siapkan modernisasi
Indonesia perkuat diplomasi bilateral di Sidang Umum PBB
Indonesia dorong perlindungan anak dari risiko AI di forum PBB
Indonesia percepat penyelesaian IEU-CEPA untuk buka akses pasar Eropa
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan serta industri militer
Menlu Sugiono dorong MIKTA optimalkan peran kekuatan menengah dalam reformasi global
Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan melalui Kemitraan Strategis Komprehensif
Indonesia dan negara MIKTA kecam misinformasi dan narasi berbahaya yang sasar pekerja kemanusiaan
Sidang Majelis Umum PBB ke-81, Indonesia dorong perdamaian dan diplomasi multilateral