DUNIA
2 menit membaca
KRI TNI AL Tiba di Vladivostok, Indonesia–Rusia gelar latihan maritim Orruda 2026
Selama latihan, kedua angkatan laut dijadwalkan menjalankan sejumlah skenario operasi, mulai dari Maritime Interdiction Operation untuk penegakan hukum di laut, hingga penanganan ancaman kapal tanpa awak melalui taktik Unmanned Surface Vessel.
KRI TNI AL Tiba di Vladivostok, Indonesia–Rusia gelar latihan maritim Orruda 2026
KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 di pelabuhan Vladivostok, Rusia. /Foto: Russian Embassy

Kapal perang TNI Angkatan Laut tiba di pelabuhan Vladivostok, Rusia, pada Jumat (24/7), menandai dimulainya partisipasi Indonesia dalam latihan gabungan laut dengan Angkatan Laut Federasi Rusia dalam kerangka “Exercise Orruda 2026”. 

Kedatangan KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 menjadi unsur utama delegasi Indonesia dalam latihan bilateral tersebut.

Upacara penyambutan resmi digelar di pelabuhan, dengan jajaran perwira Angkatan Laut Rusia menerima kedatangan awak kapal Indonesia. Dari pihak Indonesia, sejumlah pejabat tinggi TNI AL turut hadir, termasuk Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan dan Asisten Intelijen (Asintel) Kasal Laksda TNI Andy Kriswanto.

Latihan Orruda 2026 menjadi kelanjutan dari kerja sama serupa yang terakhir digelar di Indonesia dua tahun lalu. Agenda ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan militer sekaligus memperdalam kemitraan bilateral kedua negara di sektor pertahanan maritim.

“Kehadiran KRI GNR-332 di Vladivostok untuk mengikuti Latma Orruda 2026 merupakan komitmen diplomasi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan Rusia yang telah terjalin lama,” ujar Yayan dalam keterangan resminya.

Selama latihan, kedua angkatan laut dijadwalkan menjalankan sejumlah skenario operasi, mulai dari Maritime Interdiction Operation (MIO) untuk penegakan hukum di laut, hingga penanganan ancaman kapal tanpa awak melalui taktik Unmanned Surface Vessel (USV). 

Selain itu, latihan juga mencakup operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) serta prosedur evakuasi medis darurat (medevac).

TNI AL berharap latihan ini tidak hanya mempererat hubungan kedua negara, tetapi juga menjadi sarana peningkatan interoperabilitas dan kemampuan teknis alutsista laut masing-masing pihak.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi