DUNIA
2 menit membaca
Organisasi HAM menuduh milisi RSF memindahkan ratusan tahanan ke penjara Nyala
"Penjara menampung puluhan tahanan dengan kondisi kesehatan dan kemanusiaan yang memburuk," kata juru bicara Pengacara Darurat.
Organisasi HAM menuduh milisi RSF memindahkan ratusan tahanan ke penjara Nyala
Pasukan RSF dituduh melakukan pelanggaran HAM yang meluas selama konflik yang sedang berlangsung di negara tersebut. / AA

Sebuah organisasi hak asasi manusia Sudan pada Selasa menuduh pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF) memindahkan ratusan warga sipil dan tentara yang ditahan dari Al Fasher di negara bagian Darfur Utara ke penjara di Nyala, ibu kota Darfur Selatan.

The Emergency Lawyers, sebuah kelompok non-pemerintah, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "RSF memindahkan ratusan warga sipil dan tahanan militer dari Al Fasher ke pusat-pusat penahanan di (Nyala) setelah menguasai kota tersebut, dalam penahanan sewenang‑wenang yang melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip peradilan pidana."

Asosiasi itu mengatakan "penjara-penjara itu menampung puluhan tahanan dalam kondisi kesehatan dan kemanusiaan yang memburuk, yang menyebabkan memburuknya banyak kasus dan kematian beberapa orang akibat kelaparan, perlakuan buruk dan kurangnya perawatan medis."

Pernyataan itu menekankan bahwa "memisahkan warga sipil dari tahanan militer adalah hal yang penting, karena masing-masing kelompok memiliki hak berbeda; warga sipil harus dilindungi dari segala bentuk hukuman kolektif, sementara tahanan militer berhak atas perlakuan manusiawi, perawatan medis dan jaminan yang ditetapkan dalam Konvensi Jenewa Ketiga."

Mereka menyerukan "pembebasan segera warga sipil dan penolakan terhadap segala bentuk pengadilan atau dakwaan," serta mendesak Komite Internasional Palang Merah (ICRC) "untuk menjalankan perannya dengan mengunjungi pusat-pusat penahanan, memastikan keselamatan para tahanan, menjamin penghormatan terhadap hukum kemanusiaan internasional, dan memberikan bantuan hukum serta kemanusiaan yang diperlukan."

Belum ada komentar langsung dari otoritas Sudan maupun RSF terkait pernyataan tersebut.

Pada 26 Oktober, RSF merebut kendali Al Fasher, ibu kota Darfur Utara, dan melakukan pembantaian, menurut organisasi-organisasi lokal dan internasional.

Dengan jatuhnya Al Fasher, RSF menguasai kelima negara bagian Darfur di bagian barat dari 18 negara bagian Sudan, sementara tentara mengontrol sebagian besar wilayah dari 13 negara bagian yang tersisa di selatan, utara, timur dan tengah, termasuk ibu kota Khartoum.

Darfur mencakup sekitar seperlima wilayah Sudan, tetapi sebagian besar dari sekitar 50 juta penduduk negara itu tinggal di daerah yang dikuasai tentara.

Sejak 15 April 2023, tentara Sudan dan RSF terlibat dalam perang yang belum berhasil dihentikan oleh mediasi regional dan internasional. Konflik ini telah menewaskan ribuan orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi.

TerkaitTRT Indonesia - Algojo Al Fasher: Bagaimana penderitaan warga Sudan menjadi tontonannya
Jelajahi
Indonesia-Arab Saudi sepakati kerja sama investasi strategis melalui penanaman modal
Kedubes Iran respon pernyataan Prabowo, tegaskan program nuklirnya untuk tujuan damai
Menhan RI dan Thailand perkuat kerja sama pertahanan, sepakati latihan pasukan khusus
Peluang besar UMKM lokal, Kemenhaj bidik pasar rantai pasok haji di Arab Saudi
Kemenlu AS akan tutup konsulat di Medan dan 4 negara lain
Indonesia–Thailand perkuat kemitraan strategis, fokus ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama maritim lewat Cassowary Exercise 2026
Indonesia dorong resiliensi ASEAN hadapi ancaman bencana dan krisis
ASEAN mempercepat negosiasi CoC dengan China Laut di tengah ketegangan Selat Hormuz
Indonesia dan Jepang bahas perluasan peluang kerja serta pengembangan SDM terampil
Perkuat akses ke Amerika Selatan, Indonesia dan Peru sepakat percepat perundingan CEPA
Perkuat pertahanan udara Indo-Pasifik, TNI AU dan PACAF gelar A2AT ke-18 di Hawaii
KBRI Tokyo imbau WNI tetap waspada setelah gempa M7,1 di Kumamoto
World Para Athletics Grand Prix 2026: Tim Para Atletik Indonesia raih 16 medali
Pemerintah pantau kepulangan ABK Indonesia terdampak serangan rudal di Selat Hormuz
Indonesia perkuat koordinasi antar lembaga untuk ekspor mineral tanah jarang
Menlu RI dan Kanada sepati peluang baru perluas kemitraan strategis
Indonesia dorong DK PBB utamakan pencegahan konflik untuk jaga perdamaian global
Indonesia dan AS perkuat kerja sama zeni untuk tingkatkan ketahanan bencana
Korea Utara kritik peran AS di ASEAN, tegaskan dukungan pada stabilitas kawasan