IKLIM
3 menit membaca
Indonesia siap pimpin solusi iklim global berbasis hutan
Kementerian Kehutanan bersiap menerbitkan kredit karbon hutan sebesar 30 juta ton CO2e untuk mendorong implementasi nyata transisi ekonomi rendah karbon.
Indonesia siap pimpin solusi iklim global berbasis hutan
Menhut Raja Juli Antoni di Indonesia Climate Leadership Luncheon, London, Kamis (25/6). Foto: Kemenhut RI

Pemerintah Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran sebagai pemimpin global dalam solusi iklim berbasis kehutanan. Langkah ini diambil melalui penguatan tata kelola hutan, pengembangan pasar karbon berintegritas tinggi, serta inovasi pembiayaan konservasi.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen penuh untuk mengawal transisi global dari sekadar ambisi iklim menjadi aksi nyata di lapangan.

“Indonesia tidak hanya ingin menjadi bagian dari transisi global menuju ekonomi rendah karbon, tetapi juga turut memimpin transformasi tersebut melalui solusi iklim berbasis alam yang kredibel, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Raja Antoni dalam keterangan resminya, Jumat (26/6).

Penurunan Karhutla dan Penguatan Hak Masyarakat

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mencatat kemajuan signifikan dalam sektor kehutanan. Salah satu indikator utamanya adalah penurunan drastis luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari 2,61 juta hektare pada tahun 2015, angka karhutla berhasil ditekan hingga tersisa sekitar 359 ribu hektare pada tahun 2025.

Keberhasilan ini dicapai lewat kombinasi langkah preventif, pemantauan terpadu, tata kelola lahan gambut, operasi lapangan yang intensif, serta penegakan hukum yang konsisten.

Di sisi lain, keadilan sosial bagi masyarakat sekitar hutan juga terus ditingkatkan melalui program Perhutanan Sosial. Hingga saat ini, pemerintah telah membuka akses pengelolaan lahan seluas lebih dari 8,3 juta hektare yang memberikan manfaat langsung bagi 1,4 juta kepala keluarga. Proses pengakuan hutan adat bagi masyarakat lokal juga terus dipercepat guna memperkuat benteng pertahanan alami hutan Nusantara.

Terobosan Pasar Karbon dan Pembiayaan Konservasi

Untuk menyokong target Indonesia FOLU Net Sink 2030, pemerintah memperkokoh regulasi pasar karbon domestik. Dasar hukum ini diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 dan Nomor 7 Tahun 2026.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kehutanan dijadwalkan merilis persetujuan penting pada awal bulan depan.

“Pada tanggal 6 Juli mendatang, Kementerian Kehutanan akan menerbitkan persetujuan dan memfasilitasi penerbitan kredit karbon kehutanan dengan volume melebihi 30 juta ton CO2e,” ungkap Raja Antoni. Ia menambahkan bahwa momentum ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam menerjemahkan kebijakan iklim menjadi peluang pasar yang konkret.

Selain pasar karbon, skema pembiayaan baru terus dijajaki. Melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas Pembiayaan Inovatif Taman Nasional.

Gugus tugas ini dirancang untuk merumuskan instrumen pendanaan kreatif guna menyokong keberlanjutan 57 taman nasional di Indonesia. Beberapa instrumen yang disiapkan antara lain:

  • Kredit biodiversitas (biodiversity credits)

  • Investasi restorasi ekosistem

  • Ekowisata berkelanjutan

  • Skema pendanaan campuran (blended finance)

Melihat potensi besar ini, Menhut menilai Indonesia dan Inggris memiliki peluang strategis untuk mempererat kemitraan, khususnya di bidang keuangan berkelanjutan dan infrastruktur pasar. Kerja sama bilateral tersebut diharapkan mampu memobilisasi investasi hijau global sekaligus menciptakan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal di tanah air.

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah Indonesia siapkan 1,4 juta hektare hutan untuk masyarakat adat dalam skema karbon
Badai di China tewaskan lima belas orang, lukai ratusan
Viral pendakian mandiri di Pasar Bubrah, BPPTKG peringatkan ancaman erupsi mendadak Merapi
Spanyol laporkan lebih dari 1.000 kematian akibat gelombang panas pada Juni
Gempa berkekuatan 6,0 magnitudo guncang lepas pantai barat Meksiko
BMKG waspadai El Nino 2026 kuat, Jawa hingga Papua Selatan masuk wilayah terdampak
Super El Nino mengancam, Indonesia masuk zona bahaya kabut asap parah
Gelombang panas ekstrem meningkat di seluruh Eropa, Spanyol laporkan 212 kematian terkait
Think tank Singapura peringatkan risiko kabut asap lintas batas tinggi di Asia Tenggara pada 2026
Dampak kemarau mulai meluas, Kabupaten Klaten hadapi karhutla dan krisis air bersih sekaligus
Antisipasi El Nino ‘Godzilla’, pemerintah RI tegaskan stok pangan aman hingga 2027
El Nino moderat picu kebakaran 81.000 hektare lahan di Indonesia
El Nino menguat, Asia Tenggara bersiap hadapi tekanan ekonomi dan pangan
Para ilmuwan peringatkan fenomena El Nino telah tiba, berpotensi capai intensitas terekstrem
Banjir Sumatera hilangkan sekitar 7 persen populasi orangutan Tapanuli: laporan
Korban tewas akibat gempa di Filipina bertambah menjadi 53 orang
Petani percepat tanam padi hadapi ancaman El Nino
Helikopter bom air dikerahkan, karhutla hanguskan 29,1 hektare lahan di Aceh Barat
Korban tewas akibat gempa Filipina bertambah menjadi 41 orang
Gempa M 7,8 guncang Filipina selatan, sedikitnya 5 orang tewas dan peringatan tsunami dikeluarkan