IKLIM
2 menit membaca
BNPB siapkan 3 ton garam untuk operasi modifikasi cuaca atasi karhutla dan kabut asap di Kaltim
BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyemai tiga ton garam di langit Kalimantan Timur. Langkah darurat ini diambil untuk memicu hujan buatan guna memadamkan karhutla serta menekan polusi udara yang kian memburuk.
BNPB siapkan 3 ton garam untuk operasi modifikasi cuaca atasi karhutla dan kabut asap di Kaltim
Helikopter menjatuhkan air ke hutan dan lahan yang terbakar di kawasan Petuk Katimpun, Palangka Raya, provinsi Kalimantan Tengah. / AFP

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) sejak Selasa (15/9) hingga Sabtu (19/9). Sebanyak tiga ton natrium klorida (NaCl) atau garam dapur disiapkan untuk menyemai awan potensi hujan demi meredakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Tenaga Ahli Kepala BNPB, Marsekal Pertama TNI Albertus Irianto, menyampaikan bahwa operasi ini memanfaatkan keberadaan awan potensial yang terpantau di atas wilayah Kaltim.

"Kami berharap awan-awan ini berpotensi menghasilkan curah hujan sehingga kondisi di wilayah terdampak dapat berangsur membaik," ujar Irianto usai rapat kesiapsiagaan di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, Kamis (17/9).

Penyemaian garam dilakukan secara bertahap menggunakan pesawat Cessna 208B Grand Caravan EX. Area sasaran meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kutai Barat, hingga Penajam Paser Utara. Berdasarkan pemantauan meteorologi, peluang pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut berada pada kategori sedang hingga tinggi, yakni sekitar 50–70 persen.

Kabut asap memburuk, sekolah di Samarinda dialihkan ke PJJ

Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengungkapkan bahwa cuaca kering ekstrem memicu lonjakan titik panas (hotspot), khususnya di area lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus. Kebakaran ini berdampak langsung pada kualitas udara di ibu kota provinsi.

Kepala Laboratorium Kesehatan Kaltim, Muhammad Yunus, mengonfirmasi bahwa Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Samarinda telah masuk kategori tidak sehat dengan partikel kritis PM2,5. Kualitas udara memburuk terutama pada malam hingga pagi hari akibat fenomena inversi suhu yang menjebak asap di dekat permukaan tanah.

Menanggapi bahaya polusi udara dan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim mengambil langkah darurat dengan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka.

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menegaskan bahwa seluruh kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak seperti Samarinda dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring mulai 17 hingga 19 September 2026 demi keselamatan siswa.

Melalui kombinasi penanganan darat dan pemancingan hujan buatan via OMC ini, pemerintah berharap dapat segera memadamkan titik api serta memulihkan kualitas udara bagi masyarakat Kaltim.

TerkaitSekolah di Kalbar tutup imbas kabut asap, 200 ribu siswa belajar daring - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Luas kebakaran hutan di berbagai negara pada 2026
Siklon Tropis Champi menguat, BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi di wilayah Indonesia timur
Kabut asap pekat selimuti Palangka Raya, kasus ISPA di Indonesia tembus 283 ribu
Banjir terjang empat kecamatan di Langkat, satu warga tewas dan ribuan mengungsi
Polusi udara memburuk akibat kabut asap Indonesia, Malaysia tutup sekolah di lima negara bagian
Kabut asap pekat lumpuhkan penerbangan di Riau dan picu udara tidak sehat di Malaysia
Imbas kabut asap Indonesia, Singapura jadi kota paling berpolusi di dunia
Gempa magnitudo 5,2 guncang Lombok Barat, BMKG sebut akibat deformasi batuan
Walhi dan Greenpeace ingatkan Indonesia tetap waspada karhutla meski titik panas turun
Kabut asap karhutla Indonesia selimuti Malaysia dan Singapura, kualitas udara di level tidak sehat
Polusi PM2.5 tinggi, kualitas udara Jakarta terburuk keempat di dunia
Ahli: Indonesia punya peluang besar di COP31 Antalya, Türkiye
Air Waduk Karian surut, Desa Somang yang terendam kembali terlihat
Hujan turun, warga Pontianak bernapas lega lepas dari kabut asap karhutla
Musim kemarau picu kekeringan, warga dan lahan pertanian di Bekasi terdampak
Gunung Semeru erupsi enam kali, kolom abu capai 900 meter
AQI Jakarta capai 159, kebakaran hutan Indonesia perburuk kualitas udara di Asia Tenggara
BMKG perkirakan musim hujan di Indonesia mundur ke awal November akibat El Nino
Banjir bandang terjang Solok, satu orang dilaporkan hilang
Karhutla Indonesia berpotensi berlanjut hingga awal November – Kemenhut