POLITIK
2 menit membaca
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Media pemerintah Korea Utara menyebut panggung telah disiapkan untuk arah kebijakan baru lima tahun ke depan di bidang ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.
Kim Jong-un kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal partai berkuasa Korea Utara
Partai penguasa Korea Utara mengatakan bahwa hanya Kim Jong-un yang dapat memimpin transformasi dan kebangkitan berkelanjutan negara tersebut. / Reuters
12 jam yang lalu

Partai berkuasa Korea Utara kembali memilih Kim Jong-un sebagai sekretaris jenderal dalam kongres partai yang tengah berlangsung, demikian dilaporkan media pemerintah.

Kim terpilih kembali dalam Kongres ke-9 Partai Buruh Korea (WPK) yang dibuka pada Kamis di Pyongyang, lapor Korean Central News Agency (KCNA) pada Senin. Pertemuan yang digelar setiap lima tahun sekali itu dihadiri sekitar 5.000 delegasi partai.

“Kongres ke-9 Partai Buruh Korea memutuskan untuk memilih Kim Jong-un sebagai sekretaris jenderal WPK sesuai dengan kehendak teguh dan keinginan bulat seluruh delegasi, jutaan anggota partai, seluruh rakyat, dan personel Tentara Rakyat demi perkembangan WPK dan kemakmuran negara,” tulis KCNA, mengutip keputusan yang diadopsi dalam sidang pada Minggu.

“Hanya Kim Jong-un yang dapat memandu arus transformasi besar perjuangan kita menuju lompatan maju dan kebangkitan yang stabil tanpa henti,” ujar Sekretaris Partai Ri Il-hwan dalam pidatonya di hadapan kongres. Ia menambahkan bahwa negara tersebut berhasil menentang sanksi dan menjadi kekuatan “tangguh” yang diakui oleh musuh-musuhnya.

Sidang hari Minggu juga memilih anggota dan anggota alternatif Komite Sentral WPK. Kim Jong-un, Pak Thae-song, Jo Yong-won, dan Ri Il-hwan termasuk di antara nama-nama yang terpilih sebagai anggota.

Kongres tidak lagi mencantumkan Choe Ryong-hae, ketua parlemen Korea Utara berusia 76 tahun yang pernah menjabat sebagai pemimpin militer tertinggi, dalam daftar anggota Komite Sentral partai bersama sejumlah pejabat senior lainnya. Langkah ini dinilai menandai pergeseran generasi besar dalam kepemimpinan.

Pertemuan tersebut juga mengesahkan revisi aturan partai dalam sidang Minggu, meski tidak ada rincian khusus yang diumumkan ke publik.

Di akhir kongres, partai diperkirakan akan mengadopsi keputusan yang menetapkan arah kebijakan baru untuk lima tahun ke depan, termasuk di sektor ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.

Kongres partai merupakan badan pengambil keputusan tertinggi di Korea Utara.

SUMBER:AA