Kanselir Jerman Friedrich Merz memuji peran strategis Türkiye dalam menjaga keamanan global dan regional. Usai bertemu Presiden Recep Tayyip Erdogan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Merz menegaskan komitmen Berlin untuk mempererat kerja sama dengan Ankara.
"Saya menghargai peran Türkiye. Türkiye merupakan sekutu strategis utama bagi kami dalam kebijakan luar negeri dan keamanan," kata Merz kepada wartawan pada Rabu. Ia juga menyoroti kontribusi Ankara dalam mendorong perdamaian kawasan serta mendukung tujuan keamanan NATO.
Merz mengatakan Jerman memiliki kepentingan besar untuk menjalin kerja sama erat dengan Türkiye mengingat posisi geostrategis negara tersebut serta perannya di dalam NATO.
"Saya kembali menegaskan kepada Presiden Erdogan dalam pertemuan kami bahwa, hanya dari letak geostrategis Türkiye saja, kami memiliki kepentingan besar untuk bekerja sama secara erat dengan mitra NATO kami. Dan itulah yang sedang kami lakukan," ujarnya.
Berlin dorong hubungan lebih erat dengan Ankara
Pemimpin Jerman itu juga memuji kontribusi Türkiye dalam menjaga stabilitas di kawasan yang dilanda berbagai konflik. Menurutnya, Ankara telah memberikan "kontribusi yang sangat besar" dalam berbagai upaya menjaga stabilitas regional.
"Kami menyadari bahwa keberhasilan yang dicapai di Suriah kemungkinan besar tidak akan terwujud tanpa kontribusi Presiden Turki," kata Merz.
Ia juga mengungkapkan telah meminta Erdogan memanfaatkan pengaruhnya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mendukung upaya mengakhiri perang di Ukraina.
Bahas kerja sama pertahanan, perdagangan, dan NATO
Menurut Direktorat Komunikasi Kepresidenan Türkiye, Erdogan dan Merz membahas hubungan bilateral, kerja sama NATO-Eropa, serta perkembangan situasi regional dalam pertemuan tertutup mereka.
Erdogan mengatakan perluasan kerja sama antara Türkiye dan Jerman, khususnya di sektor industri pertahanan dan perdagangan, akan memberikan manfaat bagi kedua negara.
Presiden Türkiye itu juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan transatlantik sembari memperkuat pilar Eropa di NATO. Menurutnya, Türkiye siap mendukung inisiatif pertahanan Uni Eropa selama tetap melengkapi, bukan menggantikan, struktur NATO.
Mengenai isu regional, Erdogan mengatakan seluruh pihak harus menghindari langkah-langkah yang dapat merusak kesepahaman yang telah dicapai antara Iran dan Amerika Serikat. Ia menegaskan Türkiye akan terus berupaya mendorong terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.
Merz mengatakan dirinya akan menyambut Erdogan di Berlin dalam putaran berikutnya konsultasi antarpemerintah Jerman-Türkiye. Sementara itu, Erdogan mengundang Merz untuk berkunjung ke Türkiye pada November mendatang.
KTT NATO di Ankara, yang menjadi penyelenggaraan kedua oleh Türkiye setelah KTT di Istanbul pada 2004, mempertemukan para pemimpin negara anggota dan mitra aliansi untuk membahas peningkatan belanja pertahanan, modernisasi militer, kapasitas keamanan Eropa, serta dukungan terhadap Ukraina.

















