Lima poin penting dari kunjungan Presiden Türkiye Erdogan ke Arab Saudi

Kunjungan Erdogan ke Arab Saudi menandai langkah penting dalam hubungan Ankara-Riyadh, menandakan niat bersama untuk memperdalam kerja sama politik, ekonomi, dan strategis.

By
Türkiye dan Arab Saudi telah menandatangani perjanjian investasi energi terbarukan senilai sekitar 2 miliar dolar AS. / AA

Pembicaraan di Riyadh mencakup krisis regional, pertahanan, energi, perdagangan, dan investasi, beserta kesepakatan konkret yang bertujuan meningkatkan kerja sama jangka panjang.

Pejabat dari kedua belah pihak menggambarkan kunjungan itu sebagai bagian dari reset yang lebih luas, dengan ambisi yang melampaui hubungan bilateral menuju stabilitas regional dan upaya rekonstruksi.

Hubungan Türkiye–Arab Saudi siap ditingkatkan

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Putra Mahkota Mohammed bin Salman bahwa Türkiye bertekad mengangkat hubungan ke 'tingkat yang lebih tinggi' melalui langkah-langkah konkret di berbagai sektor.

Pertemuan itu mencerminkan semakin dekatnya kesamaan politik. Empat perjanjian yang ditandatangani selama kunjungan menegaskan pergeseran menuju kemitraan yang lebih terstruktur dan berwawasan ke depan. Pejabat Türkiye mengatakan kesepakatan lebih lanjut antara kementerian dan organisasi bisnis diperkirakan akan menyusul.

Energi dan pertahanan menjadi fokus utama

Energi terbarukan dan industri pertahanan muncul sebagai pilar inti kerja sama, mencerminkan prioritas strategis bersama.

Sebuah perjanjian besar mencakup pengembangan proyek energi surya di Türkiye dengan kapasitas 5.000 megawatt. Kerja sama pertahanan juga dipercepat, terutama dalam pengadaan dan produksi bersama. Bidang-bidang ini menunjukkan kerja sama jangka panjang yang terkait dengan transfer teknologi dan pembangunan kapabilitas industri.

Türkiye dan Arab Saudi juga menandatangani perjanjian investasi energi terbarukan senilai sekitar $2 miliar, mencakup proyek tenaga surya dan angin skala besar di Türkiye.

Menteri Energi Alparslan Bayraktar mengatakan perjanjian antar-pemerintah tersebut bertujuan agar perusahaan-perusahaan Saudi membangun pembangkit listrik terbarukan dengan total kapasitas 5.000 megawatt. Fase pertama akan melihat pengembangan proyek surya sebesar 2.000 MW di provinsi-provinsi sentral Turki, Sivas dan Karaman.

Bayraktar menggambarkan proyek-proyek tersebut sebagai salah satu investasi langsung asing paling signifikan di sektor energi Türkiye, yang akan sepenuhnya dibiayai melalui pendanaan eksternal dengan dukungan dari lembaga keuangan internasional.

Target ambisius perdagangan dan investasi

Kedua pihak menetapkan target jangka pendek sebesar $10 miliar dalam perdagangan bilateral, dengan target jangka panjang $30 miliar.

Perdagangan saat ini telah melampaui $8,6 miliar, memberi momentum pada upaya tersebut.

Forum Investasi Saudi–Türkiye mengumpulkan pejabat senior dan pemimpin bisnis untuk membuka peluang baru. Para menteri Türkiye mengatakan kunjungan itu akan membantu menerjemahkan kehendak politik menjadi hasil komersial yang konkret.

Pendekatan terkoordinasi terhadap krisis regional

Erdogan menegaskan kembali dukungan Türkiye untuk stabilitas Suriah dan mengatakan Ankara akan bekerja sama erat dengan Riyadh dalam upaya rekonstruksi.

Krisis kemanusiaan dan rekonstruksi di Gaza juga dibahas, dengan seruan untuk memperkuat upaya meringankan penderitaan.

Para pemimpin meninjau perkembangan di Yaman dan Afrika Timur, menyoroti kepentingan bersama untuk de-eskalasi regional.

Pembicaraan tersebut menekankan koordinasi yang semakin erat pada isu-isu geopolitik utama.

Kepercayaan sektor swasta dan keselarasan dengan Vision 2030

Pejabat Saudi menyoroti bahwa investasi di Türkiye telah melampaui $2 miliar, terutama di sektor konstruksi dan properti.

Lebih dari 800 perusahaan Türkiye aktif di kerajaan itu, mencerminkan kepercayaan kuat dari sektor swasta.

Kedua pihak menekankan keselarasan antara Saudi Vision 2030 dan peran Türkiye sebagai pusat produksi dan ekspor regional. Perjanjian kerja sama baru di bidang kontraktor dan infrastruktur bertujuan menerjemahkan keselarasan ini ke dalam proyek-proyek skala besar.