TNI AL tinjau opsi rudal Türkiye dan Eropa untuk KRI Prabu Siliwangi-321

Salah satu aspek yang belum diputuskan adalah sistem rudal yang akan dipasang, pihak berwenang TNI AL mengatakan rudaL dari Eropa dan Türkiye menjadi pilihan.

By
TNI AL tinjau opsi rudal Türkiye dan Eropa untuk KRI Prabu Siliwangi-321 (Foto: TNI AL) / TRT Indonesia

Kapal perang terbaru milik Indonesia, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi tiba di Jakarta pada Kamis (27/3) setelah menyelesaikan pelayaran panjang dari Italia. Kehadirannya dipandang sebagai langkah penting dalam modernisasi kekuatan laut Indonesia, meski sejumlah sistem utama di dalamnya masih dalam tahap penentuan.

Salah satu aspek yang belum diputuskan adalah sistem rudal yang akan dipasang. Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyeleksi beberapa kandidat dari berbagai negara. 

“Kami masih mengevaluasi rudal. Ada opsi dari Italia, dari MBDA Prancis, dan kemungkinan dari Türkiye,” ujarnya kepada wartawan sebagaimana dikutip dari Antara. Ia menambahkan bahwa sistem sensor kapal juga masih dalam proses penilaian dan belum difinalisasi.

Di tengah proses tersebut, sejumlah komponen lain telah lebih dulu dipastikan, termasuk persenjataan meriam utama kapal. Hal ini memungkinkan kapal tetap melanjutkan tahapan integrasi sistem sambil menunggu keputusan akhir untuk perlengkapan lainnya.

Kapal buatan galangan Italia, Fincantieri, ini sebelumnya berangkat dari La Spezia pada 11 Februari 2026 dan sempat singgah di Lampung pada 23 Maret sebelum akhirnya merapat di Pelabuhan Tanjung Priok. Selama pelayaran, kapal menjalani berbagai uji teknis untuk memastikan kesiapan operasionalnya.

Menurut juru bicara TNI AL, Laksamana Tunggul, KRI Prabu Siliwangi-321 dirancang sebagai platform tempur multifungsi.

Kapal ini mampu menjalankan operasi patroli, peperangan permukaan, bawah laut, dan udara, serta misi pengawalan objek strategis, penegakan hukum maritim, hingga operasi kemanusiaan.

Dengan panjang 143 meter dan lebar 16,5 meter, kapal ini juga telah menjalani uji tembak meriam utama kaliber 127mm sebelum berangkat ke Indonesia pada 27 Januari. Uji tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengujian struktur dan sistem persenjataan.

“Ini merupakan pertama kalinya kapal TNI AL mengoperasikan meriam berkaliber besar di atas 120 mm,” kata Tunggul.

Melansir laporan Antara, Selain meriam utama OTO Melara 127 mm, kapal ini dilengkapi meriam 76mm Strales untuk pertahanan udara jarak menengah, 16 peluncur rudal vertikal, rudal anti-kapal Teseo Mk-2E, torpedo anti-kapal selam, serta sistem senjata otomatis jarak dekat.

Dengan spesifikasi tersebut, kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 diharapkan memperkuat kemampuan Indonesia dalam menjaga keamanan maritim sekaligus melindungi kedaulatan wilayah perairannya.