DUNIA
2 menit membaca
Kepala IAEA berharap pembicaraan Iran-AS di Pakistan akhir pekan ini cakupi topik luas
Sumber-sumber dari Pakistan mengatakan bahwa terobosan dalam pembicaraan Iran-AS diharapkan terjadi dalam 48 jam ke depan.
Kepala IAEA berharap pembicaraan Iran-AS di Pakistan akhir pekan ini cakupi topik luas
ARSIP: Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, memberi isyarat saat konferensi pers di Wina, Austria, Senin, 2 Maret 2026. / AP
9 jam yang lalu

Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan pada hari Rabu (25/3) bahwa ia memperkirakan AS dan Iran akan mengadakan pertemuan akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan, dan menambahkan bahwa negosiasi itu kemungkinan akan memiliki ruang lingkup yang lebih luas.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia Corriere della Sera, Grossi mengatakan diskusi diharapkan mencakup rudal, milisi yang berpihak pada Iran, dan jaminan keamanan bagi Teheran.

“Kali ini, akan ada juga rudal, milisi yang bersekutu dengan Republik Islam, jaminan keamanan bagi Iran di atas meja,” katanya.

Sementara itu, sumber-sumber Pakistan mengatakan kepada kantor berita Türkiye Anadolu Agency bahwa terobosan dalam pembicaraan Iran-AS diperkirakan akan terjadi dalam 48 jam.

Menurut laporan itu, Teheran mencari jaminan keamanan yang komprehensif dan juga menuntut kompensasi atas kerusakan yang diderita selama konflik yang sedang berlangsung.

Grossi mengatakan solusi sementara mungkin memungkinkan, dengan menekankan bahwa solusi tersebut seharusnya bukan militer.

“Ada rencana diplomatik alternatif yang memungkinkan baik solusi yang menyatakan bahwa untuk saat ini tidak akan ada lagi pengayaan karena situasi politik, militer, dan kepercayaan tidak memungkinkan; dan, pada prinsipnya, untuk menilai kembali isu ini dalam waktu lima atau sepuluh tahun,” tambahnya.

AS dan Israel telah mempertahankan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, sejauh ini menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk yang saat itu menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset militer AS, menyebabkan korban dan kerusakan infrastruktur sekaligus mengganggu pasar global dan penerbangan.

TerkaitTRT Indonesia - Iran menyerukan pembentukan aliansi militer regional yang mengecualikan AS dan Israel
SUMBER:TRT World & Agencies